Bisnis / Inspiratif
Jum'at, 13 Februari 2026 | 12:52 WIB
Ilustrasi usaha takjil Ramadan (Gemini AI)

Suara.com - Bulan Ramadan bukan hanya menjadi momen untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga membuka pintu rezeki yang lebar bagi para pelaku usaha.

Perubahan pola konsumsi masyarakat selama bulan puasa menciptakan peluang bisnis musiman yang sangat menggiurkan. Menariknya, banyak dari usaha ini yang bisa dimulai dengan modal kecil namun memberikan keuntungan yang maksimal.

Bagi Anda yang ingin menambah penghasilan tambahan, berikut adalah 5 rekomendasi usaha saat Ramadan yang paling potensial dan mudah dijalankan:

1. Bisnis Takjil dan Minuman Segar

Ini adalah primadona usaha di bulan Ramadan. Menjelang waktu berbuka, hampir semua orang berburu kudapan manis dan minuman dingin. Anda tidak perlu menyewa toko besar, cukup gunakan meja di depan rumah atau di pasar kaget Ramadan.

Ide Produk: Kolak pisang, biji salak, es buah, es pisang ijo, atau gorengan hangat.

Pastikan kemasan rapi dan higienis. Gunakan pemanis alami agar pelanggan merasa nyaman dan ingin kembali membeli di hari berikutnya.

2. Katering Menu Sahur dan Buka Puasa

Banyak pekerja kantoran, mahasiswa, atau penghuni kos yang merasa kesulitan untuk memasak sendiri, terutama saat waktu sahur yang terbatas. Di sinilah jasa katering menjadi penyelamat.

Baca Juga: Apakah Harus Minta Maaf Sebelum Puasa? Ini Hukumnya

Target Pasar: Fokuslah pada orang-orang sibuk di sekitar lingkungan Anda.

Tawarkan sistem paket mingguan atau bulanan agar Anda memiliki kepastian pesanan setiap harinya. Pastikan menu yang disajikan bervariasi agar pelanggan tidak bosan.

3. Jualan Perlengkapan Ibadah

Semangat beribadah yang meningkat di bulan suci biasanya dibarengi dengan keinginan untuk menggunakan perlengkapan ibadah baru yang bersih dan nyaman.

Ide Produk: Mukena dengan bahan adem, sarung instan untuk anak-anak, sajadah travel, hingga tasbih digital.

Anda bisa memulai bisnis ini dengan sistem reseller atau dropship jika belum memiliki modal untuk menyetok barang sendiri.

Load More