- UUS OCBC mencatatkan pertumbuhan signifikan 2025, aset Rp13,2 T dan DPK Rp10,9 T.
- Inovasi autodebit Tabungan Emas memicu pertumbuhan nasabah 223% dan volume emas 506% YoY.
- Penyaluran dana kebajikan mencapai Rp2,59 miliar melalui berbagai program sosial dan wakaf berkelanjutan.
Suara.com - Unit Usaha Syariah (UUS) OCBC mencatatkan berbagai capaian positif sepanjang tahun 2025. Hal ini melalui penguatan kontribusi sosial, pengembangan layanan syariah, serta meningkatnya pemanfaatan produk investasi oleh nasabah.
Untuk memudahkan nasabah berinvestasi secara rutin dan konsisten, UUS OCBC menghadirkan fitur autodebit Tabungan Emas melalui OCBC Mobile.
Melalui fitur ini, nasabah dapat memilih frekuensi investasi yang fleksibel, mulai dari harian, mingguan, hingga bulanan, sesuai dengan kemampuan dan tujuan keuangan masing-masing.
Mahendra Koesumawardhana, Kepala Unit Usaha Syariah (UUS) OCBC, menyampaikan dengan kemudahan ini, Tabungan Emas menjadi solusi praktis bagi nasabah yang ingin membangun kebiasaan investasi secara disiplin dan berkelanjutan, khususnya untuk mencapai tujuan keuangan jangka menengah hingga panjang.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi keuangan syariah yang mudah diakses, selaras dengan prinsip syariah, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi nasabah dan Masyarakat," katanya di Jakarta Selatan, Jumat (13/12/2026).
Sepanjang 2025, dia menjelaskan bahwa perusahaan mencatatkan kinerja yang solid. Per 31 Desember 2025, Dana Pihak Ketiga (DPK) UUS OCBC tumbuh 27 persen secara tahunan (YoY) menjadi Rp10,9 triliun, sementara total aset meningkat 20 persen YoY menjadi Rp13,2 triliun.
Salah satu highlight sepanjang 2025 adalah penguatan Tabungan Emas. Hingga Desember 2025, jumlah nasabah tabungan emas tumbuh sebesar 223 persen YoY.
"Sedangkan dari sisi volume, total gramasi emas yang dikelola juga mengalami peningkatan menjadi 771,2 kg atau tumbuh 506 persen YoY," ujar Mahendra.
Sementara itu, UUS OCBC juga mencatat pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp5,7 triliun, di mana mayoritas dana yang disalurkan digunakan untuk pembiayaan rumah atau KPR iB, yang mencakup 52 persen dari total pembiayaan, sementara 48 persen lainnya dialokasikan untuk pembiayaan produktif.
Baca Juga: Pembiayaan Flexi Mitra Mabrur Bank Mega Syariah Melonjak 180 Persen
Sebagai bagian dari pengembangan layanan, UUS OCBC turut menghadirkan layanan Premier Banking dengan Solusi Syariah.
Layanan ini dirancang untuk membantu nasabah mengoptimalkan pertumbuhan aset sesuai prinsip syariah, sekaligus menyalurkan kebaikan melalui program wakaf berkelanjutan atas nama nasabah.
Sepanjang 2025, UUS OCBC secara konsisten menjalankan beragam inisiatif sosial dan kemanusiaan berbasis nilai-nilai syariah, antara lain penyaluran zakat bagi hasil dan zakat melalui OCBC Mobile, program AMAL Bala Bantuan Ramadhan, Mudik Asyik Lebaran 2025, AMAL Menyala Negeriku di Cianjur, renovasi Masjid Lautze Bandung dan mushola SMA Prima Teladan Cianjur melalui program AMAL Bangun Masjid, pembangunan pojok baca untuk anak yatim di Asrama Rumah Yatim Bandung, penyaluran bantuan bagi korban banjir di sejumlah wilayah Sumatera, serta beberapa kegiatan sosial lainnya.
Sementara itu, total penyaluran dana kebajikan UUS OCBC sepanjang 2025 mencapai Rp2,59 miliar. Dana Zakat atas bagi hasil nasabah dan Zakat digital melalui OCBC Mobile Tahun 2025 tercatat sebesar Rp280.914.411.
Sebagai bagian dari pengembangan layanan, UUS OCBC turut menghadirkan layanan Premier Banking dengan Solusi Syariah.
Layanan ini dirancang untuk membantu nasabah mengoptimalkan pertumbuhan aset sesuai prinsip syariah, sekaligus menyalurkan kebaikan melalui program wakaf berkelanjutan atas nama nasabah.
Melalui kerja sama dengan mitra tepercaya di bidang penyaluran dan pengelolaan wakaf, dana wakaf yang diberikan akan dimanfaatkan untuk memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat luas.
Melalui program ini, sepanjang tahun 2025 UUS OCBC telah menyalurkan dana wakaf atasnama nasabah OCBC Premier Banking untuk pembangunan sarana air bersih di Lombok Tengah, NTB dan perbaikan sekolah SD Juara Jakarta Timur.
Berita Terkait
-
Serahkan Rp 6 Triliun ke BSN, BTN Akan Terbitkan Obligasi Untuk Tambah Modal
-
Strategi Menabung untuk Pendidikan Anak: Panduan Lengkap untuk Orang Tua Bijak
-
Waduh, 51 Juta Masyarakat Indonesia Belum Punya Rekening Tabungan
-
Pemilik Tabungan 'Sultan' di Atas Rp5 Miliar Makin Gendut
-
Naik Tips, OCBC Nisp Catat Laba Rp3,82 Triliun
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
Terkini
-
Perkuat Stabilitas Rupiah, KBI Ditunjuk Jadi Lembaga Kliring Derivatif Pasar Uang dan Valas
-
Utang Pemerintahan Prabowo Meroket ke Rp9.637 Triliun
-
Temui MSCI 2 Jam, Luhut Paparkan Strategi Benahi Pasar Saham dan Sistem AI BEI
-
Portofolio Berdarah-darah Saat IHSG Anjlok, Bertahan atau Menyerah?
-
Luhut Mau BUMN Berbasis AI, Bisa Hemat Biaya Hingga 30 Persen
-
Bhinneka Life Bayar Klaim Rp 661 Miliar Sepanjang 2025
-
Garuda Indonesia Pimpin Holding BUMN Maskapai Penerbangan
-
Tanpa Perantara, Estimasi Biaya Layanan Listrik Makin Transparan di PLN Mobile
-
Harga Minyak Stabil di Tengah Bayang-bayang Surplus Pasokan Venezuela
-
Luhut Ikut Buka Suara soal Tambang Emas Martabe: Tak Ada Tekanan dari Luar!