- Pembiayaan haji khusus Bank Mega Syariah (Flexi Mitra Mabrur) tumbuh signifikan lebih dari 180% per Desember 2025.
- Kualitas pembiayaan sangat baik, dengan 100% outstanding berada pada kategori Kolektibilitas 1 (lancar) hingga akhir 2025.
- Produk ini menawarkan pembiayaan tanpa agunan hingga Rp65 juta dengan tenor maksimal 36 bulan untuk Haji Khusus.
Suara.com - Minat masyarakat untuk menunaikan ibadah haji dengan durasi tunggu yang lebih singkat terus menunjukkan tren positif.
Hal ini tercermin dari kinerja produk pembiayaan haji khusus Bank Mega Syariah (Flexi Mitra Mabrur) yang mencatatkan pertumbuhan signifikan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat akan solusi finansial untuk perjalanan ibadah ke Tanah Suci.
Berdasarkan data per 31 Desember 2025, outstanding pembiayaan Flexi Mitra Mabrur tercatat tumbuh lebih dari 180 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan ini juga diiringi oleh peningkatan jumlah nasabah (number of accounts/NoA) sebesar lebih dari 168 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Selain mencatatkan pertumbuhan yang ekspansif, kualitas pembiayaan Flexi Mitra Mabrur juga terjaga di level yang sangat sehat.
Tercatat, 100 persen dari total pembiayaan berada pada kategori Kolektibilitas 1 (lancar), yang menunjukkan profil nasabah yang sangat disiplin dalam memenuhi kewajibannya.
Digital Business & Product Management Division Head, Benadicto Alvonzo Ferary, mengatakan bahwa pertumbuhan signifikan pada produk Flexi Mitra Mabrur mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap solusi pembiayaan tanpa agunan untuk porsi Haji Khusus.
“Pertumbuhan hingga 180 persen ini menunjukkan bahwa masyarakat melihat Flexi Mitra Mabrur sebagai solusi untuk mengatur cash flow dalam mempersiapkan ibadah haji khusus secara terencana. Dengan skema yang sesuai prinsip syariah dan proses yang dimudahkan, nasabah dapat mengamankan porsi haji tanpa harus menunggu dana terkumpul utuh di awal,” ujar Benadicto dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (10/2/2026)
Benadicto menjelaskan bahwa keunggulan utama Flexi Mitra Mabrur terletak pada kemudahannya, di mana nasabah mendapatkan jasa pengurusan pendaftaran porsi Haji Khusus melalui Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) rekanan yang aman dan terpercaya.
Baca Juga: Alasan Pemerintah Gunakan Beras Bulog untuk Jemaah Haji
Selain itu, produk ini menawarkan limit pembiayaan hingga Rp65 juta per porsi dengan jangka waktu yang fleksibel hingga 36 bulan.
“Keamanan dan kenyamanan nasabah adalah prioritas kami. Oleh karena itu, kami memberikan coverage asuransi jiwa 100 persen bagi nasabah pembiayaan ini. Kami juga bekerja sama dengan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) pilihan untuk memastikan proses pendaftaran porsi Haji Khusus berjalan lancar sesuai regulasi,” jelas Benadicto.
Ke depan, Bank Mega Syariah optimis segmen pembiayaan jasa ini akan terus tumbuh positif.
Melalui akad Ijarah Multijasa, Bank Mega Syariah berkomitmen untuk terus menghadirkan kemudahan bagi nasabah dalam mewujudkan niat ke Tanah Suci dengan cara yang sesuai prinsip syariah.
“Kami melihat kebutuhan akan layanan Haji Khusus tetap tinggi. Dengan sinergi ekosistem yang kuat dan layanan yang transparan, kami berharap dapat membantu lebih banyak masyarakat untuk menyempurnakan rukun Islam mereka,” tutup Benadicto.
Berita Terkait
-
Bank Mega Syariah Kembali Jadi Penyalur KPR Subsidi di 2025
-
Bank Mega Syariah Resmikan Kantor Cabang Nasabah Prioritas di Jakarta
-
Bank Mega Syariah Salurkan Pembiayaan Rp221 Miliar di ISEF
-
Jumlah Jamaah Selalu Naik, Bank Mega Syariah Ambil Peluang Kelola Dana Haji
-
Bank Mega Syariah Gandeng MAMI Beri Pilihan Investasi ke Nasabah
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI
-
Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik
-
Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH
-
Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan
-
Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe
-
Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen
-
Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak
-
Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen
-
Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak
-
Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI