- Mayoritas harga pangan nasional rata-rata turun pada Rabu (21/1/2026), namun beras khusus lokal dan daging kerbau segar lokal naik.
- Data Bapanas menunjukkan komoditas seperti cabai, bawang, minyak goreng, gula, tepung, garam, ikan, ayam, dan telur mengalami penurunan harga.
- Kenaikan harga terjadi pada daging sapi murni dan daging kerbau segar lokal, sementara harga beras medium terpantau menurun.
Suara.com - Mayoritas harga pangan rata-rata nasional terpantau turun pada Rabu (21/1/2026), namun beras khusus lokal dan daging kerbau segar lokal justru mengalami kenaikan, berdasarkan data milik Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada Kamis (22/1/2026).
Bapanas merilis data rata-rata harga pangan nasional yang ditampilkan sebagai rata-rata dari zona pasar di Indonesia. Pergerakan harga tersebut dibandingkan dengan harga pada hari sebelumnya.
Untuk komoditas cabai, harga cabai merah keriting tercatat berada di angka Rp34.569 per kilogram. Komoditas ini mengalami penurunan Rp2.404 atau turun 6,50 persen. Cabai merah besar juga mengalami tren serupa. Harganya berada di Rp34.648 per kilogram atau turun Rp2.340 dengan persentase penurunan 6,33 persen.
Sementara itu, cabai rawit merah berada di level Rp48.238 per kilogram. Harga cabai rawit merah turun Rp2.359 atau turun 4,66 persen.
Untuk komoditas bawang, bawang merah tercatat berada di angka Rp40.184 per kilogram. Harganya turun Rp1.462 atau turun 3,51 persen. Adapun bawang putih bonggol berada di level Rp38.238 per kilogram. Komoditas tersebut turun Rp395 atau turun 1,02 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Dari kelompok minyak goreng, Minyakita tercatat berada di angka Rp17.438 per liter. Harga Minyakita turun Rp242 atau turun 1,37 persen. Minyak goreng curah juga terpantau turun dengan harga Rp17.415 per liter. Penurunannya sebesar Rp251 atau turun 1,42 persen.
Selain itu, minyak goreng kemasan tercatat berada di angka Rp20.870 per liter. Harga minyak goreng kemasan turun Rp82 atau turun 0,39 persen.
Komoditas gula konsumsi juga mengalami penurunan. Gula konsumsi berada di harga Rp18.060 per kilogram atau turun Rp 50 dengan penurunan 0,28 persen.
Sementara itu, tepung terigu kemasan tercatat berada di angka Rp12.643 per kilogram. Harganya turun Rp236 atau turun 1,83 persen. Sedangkan tepung terigu curah berada di angka Rp9.556 per kilogram. Komoditas ini turun Rp93 atau turun 0,96 persen.
Baca Juga: Harga Pangan Nasional Kompak Turun 21 Januari 2026, Cabai Merah Besar Anjlok 10 Persen
Untuk komoditas garam konsumsi, harganya tercatat berada di angka Rp11.366 per kilogram. Garam konsumsi turun Rp87 atau turun 0,76 persen.
Dari sektor perikanan, ikan bandeng tercatat berada di angka Rp35.482 per kilogram. Harga ikan bandeng turun Rp849 atau turun 2,34 persen.
Ikan kembung juga terpantau turun dengan harga Rp43.335 per kilogram. Penurunannya mencapai Rp851 atau turun 1,93 persen. Sedangkan ikan tongkol berada di level Rp36.250 per kilogram. Harga ikan tongkol turun Rp273 atau turun 0,75 persen.
Untuk komoditas protein hewani, daging ayam ras tercatat berada di angka Rp38.788 per kilogram. Harganya turun Rp360 atau turun 0,92 persen.
Telur ayam ras juga mengalami penurunan dengan harga Rp30.572 per kilogram. Telur ayam ras turun Rp235 atau turun 0,76 persen.
Namun, tidak semua komoditas bergerak turun. Daging sapi murni justru tercatat mengalami kenaikan menjadi Rp136.278 per kilogram atau naik Rp165 dengan kenaikan 0,12 persen.
Berita Terkait
-
Bamsoet: Prabowo Capai Swasembada Beras 'Gaya' Soeharto-SBY Dalam Setahun
-
Harga Cabai dan Daging Sapi Mulai Berangsur Turun
-
Inflasi Tahun 2025 Tembus 0,64%, Harga Pangan dan Emas Jadi Pemicu Utama
-
Harga Pangan Mulai Murah Usai Libur Nataru, Cabai Rawit Tembus Rp 59 Ribu
-
Bulog Bidik APBN untuk Pengadaan 4 Juta Ton Beras 2026, Demi Lindungi Petani dan Jaga Harga Pangan
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama
-
Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?