- Saham INET melonjak 10% hingga Rp422 didorong transaksi masif, menempatkannya diburu investor asing.
- Kiwoom Sekuritas merekomendasikan BELI INET target Rp630 karena ekspansi ISP dan proyek kabel laut strategis.
- Perusahaan pendanaan ekspansi besar melalui *rights issue* dan obligasi, antisipasi pendapatan stabil mulai 2026.
Para analis dari BRI Danareksa Sekuritas, Kafi Ananta dan Erindra Krisnawan, menyebutkan bahwa sumber pertumbuhan terbesar justru akan terlihat saat segmen konsumen mulai memberikan kontribusi pada 2027 mendatang.
Dengan target take-up rate sebesar 60-70% di wilayah Bali-Lombok dan Kalimantan Barat, INET tampaknya sedang membangun mesin uang jangka panjang yang sangat menjanjikan bagi para pemegang sahamnya.
DISCLAIMER: Investasi saham merupakan instrumen keuangan yang memiliki risiko fluktuasi harga yang tinggi. Seluruh informasi mengenai PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) dalam artikel ini disusun berdasarkan data pasar per 18 Februari 2026 dan riset lembaga sekuritas terkait. Artikel ini bertujuan sebagai referensi informasi berita dan bukan merupakan perintah atau ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi investor.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Rupiah Masuk Zona Merah, Pagi Ini Melemah ke Rp17.683 per Dolar AS
-
Harga Emas Antam Berbalik Anjlok, Kembali Dipatok Rp 2,78 Juta/gram
-
IHSG Masih Jatuh ke Jurang di Jumat Pagi, Bertahan di Level 6.000
-
Harga Minyak Bangkit Lagi, Damai AS-Iran Masih Abu-abu
-
Profil 'Super-Trader' Danantara Sumberdaya Indonesia, Sang Penyelamat Rp15.400 Triliun
-
10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga CPO, Modus Operandinya Lintas Negara
-
Rekomendasi Saham Saat IHSG Anjlok Parah dan Ketidakpastian Politik
-
Realisasi KUR Mandiri Tembus Rp14,54 Triliun hingga April 2026
-
Perang Timur Tengah Picu Gejolak Ekonomi Global, Bos BI Waspadai Arus Modal Keluar
-
Moodys: Kontrol Ekspor Tambang oleh SDI Bikin Indonesia Ditinggal Investor