Bisnis / Inspiratif
Sabtu, 21 Februari 2026 | 07:20 WIB
Ilustrasi Uang (Freepik/Arenicx)

Caranya dengan memisahkan 20–30% THR masuk ke tabungan. Jika belum punya dana darurat, mulai isi dari THR.

Dana ini akan sangat berguna setelah Lebaran, ketika pengeluaran biasanya masih tinggi.

6. Antisipasi Biaya Mudik

Mudik sering kali membuat pengeluaran membengkak tanpa terasa. Mulai dari tiket, bensin, tol, makan di perjalanan, hingga oleh-oleh.

Agar lebih terkendali, Anda bisa membuat estimasi total biaya sebelum berangkat.
Selain itu, Anda juga bisa mempersiapkan anggaran khusus mudik dan punya prinsip bahwa uang tersebut harus cukup.

Satu lagi, jangan berlebihan membeli oleh-oleh karena sejatinya di rumah orang tuamu sudah punya banyak makanan.

7. Pantau Pengeluaran dengan Aplikasi Perbankan

Mengontrol THR akan lebih mudah jika kamu rutin memantau saldo dan transaksi. Dengan mobile banking, kamu bisa:

  • Mengecek sisa dana secara real-time.
  • Melihat riwayat pengeluaran.
  • Membayar tagihan tanpa keluar rumah.
  • Cara ini membantu kamu tetap sadar berapa uang yang masih tersedia.

8. Hindari Utang Konsumtif

Baca Juga: Resmi! Cek Tanggal Merah Libur Panjang Sekolah Idul Fitri 2026, Berapa Hari Totalnya?

Menggunakan paylater atau kartu kredit untuk belanja Lebaran bisa menjadi beban setelah hari raya selesai. Jika tidak benar-benar mendesak, sebaiknya hindari utang konsumtif agar kondisi keuangan tetap sehat.

9. Gunakan Sebagian THR untuk Investasi Jangka Panjang

Selain menabung, kamu juga bisa mempertimbangkan investasi untuk masa depan, seperti:

  • Reksa dana
  • Saham
  • Dana pensiun
  • Semakin cepat kamu mulai, semakin besar potensi keuntungan dari efek bunga majemuk dalam jangka panjang.

Itulah beberapa tips mengatur THR yang diterima dari perusahaan agar tidak cepat habis karena hal-hal yang tidak bermanfaat.

Kontributor : Damai Lestari

Load More