Caranya dengan memisahkan 20–30% THR masuk ke tabungan. Jika belum punya dana darurat, mulai isi dari THR.
Dana ini akan sangat berguna setelah Lebaran, ketika pengeluaran biasanya masih tinggi.
6. Antisipasi Biaya Mudik
Mudik sering kali membuat pengeluaran membengkak tanpa terasa. Mulai dari tiket, bensin, tol, makan di perjalanan, hingga oleh-oleh.
Agar lebih terkendali, Anda bisa membuat estimasi total biaya sebelum berangkat.
Selain itu, Anda juga bisa mempersiapkan anggaran khusus mudik dan punya prinsip bahwa uang tersebut harus cukup.
Satu lagi, jangan berlebihan membeli oleh-oleh karena sejatinya di rumah orang tuamu sudah punya banyak makanan.
7. Pantau Pengeluaran dengan Aplikasi Perbankan
Mengontrol THR akan lebih mudah jika kamu rutin memantau saldo dan transaksi. Dengan mobile banking, kamu bisa:
- Mengecek sisa dana secara real-time.
- Melihat riwayat pengeluaran.
- Membayar tagihan tanpa keluar rumah.
- Cara ini membantu kamu tetap sadar berapa uang yang masih tersedia.
8. Hindari Utang Konsumtif
Baca Juga: Resmi! Cek Tanggal Merah Libur Panjang Sekolah Idul Fitri 2026, Berapa Hari Totalnya?
Menggunakan paylater atau kartu kredit untuk belanja Lebaran bisa menjadi beban setelah hari raya selesai. Jika tidak benar-benar mendesak, sebaiknya hindari utang konsumtif agar kondisi keuangan tetap sehat.
9. Gunakan Sebagian THR untuk Investasi Jangka Panjang
Selain menabung, kamu juga bisa mempertimbangkan investasi untuk masa depan, seperti:
- Reksa dana
- Saham
- Dana pensiun
- Semakin cepat kamu mulai, semakin besar potensi keuntungan dari efek bunga majemuk dalam jangka panjang.
Itulah beberapa tips mengatur THR yang diterima dari perusahaan agar tidak cepat habis karena hal-hal yang tidak bermanfaat.
Kontributor : Damai Lestari
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Punya Utang Pinjol di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Apa Dampaknya ke Perbankan?
-
Apa Itu Nafta? Yang Bikin Harga Plastik Makin Mahal
-
Permintaan Melemah, Harga Konsentrat Tembaga dan Emas RI Anjlok
-
Minyakita Sulit Didapat dan Mahal, Pedagang Kritik Distribusi Bulog
-
IHSG Masih di Zona Hijau Pada Sesi I, 447 Saham Melesat
-
Industri Gula Amburadul, Swasembada Terancam Gagal?
-
Harga Bahan Baku Plastik Bisa Naik 70%, Apindo Sebut Pabrik Terancam Tak Produksi Bulan Depan
-
Volume Bongkar Muat IPC TPK Tumbuh Tipis 0,9% di Kuartal I-2026
-
CMNP Optimistis Menang Gugatan Rp 119 T Lawan Hary Tanoe, Incar Aset di Beverly Hills
-
Indonesia Cari Pasokan Energi Baru, Bahlil Temui Menteri Energi Rusia