Bisnis / Makro
Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:37 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Wamenkeu Suahasil Nazara saat konferensi pers APBN KiTa edisi Juni 2026 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (5/6/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
Baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan arus modal asing ke Indonesia tetap ramai meski terjadi gejolak pasar.
  • Data per 3 Juni 2026 mencatat total aliran masuk modal asing mencapai Rp 60,9 triliun pada triwulan kedua.
  • Investasi asing masuk melalui Surat Berharga Negara dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia, meskipun pasar saham mencatatkan arus keluar.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim kalau arus modal asing yang masuk ke Indonesia atau inflow masih ramai meskipun ada gejolak nilai tukar Rupiah maupun pasar saham di RI.

Hal ini dibuktikan Menkeu Purbaya lewat data Surat Berharga Negara (SBN) maupun Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) yang tercatat hingga 3 Juni 2026.

"Sudah inflow lagi ya di triwulan kedua Rp 60,9 triliun," katanya dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Juni 2026 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (5/6/2026).

Purbaya menerangkan inflow asing ke SBN mulai naik di triwulan kedua 2026 dengan total akumulasi Rp 14,4 triliun dari April hingga 3 Juni 2026. Sedangkan outflow atau arus keluar modal asing mencapai Rp 10,8 triliun.

Begitu pula dengan SRBI dengan total inflow Rp 99,9 triliun hingga 3 Juni 2026. Jika dihitung per triwulan kedua sejak April, total inflow ke SRBI mencapai Rp 70,1 triliun.

Namun berbeda dengan pasar saham yang mengalami outflow sebesar Rp 56,4 triliun sejak Januari hingga 3 Juni 2026.

Kendati begitu, Purbaya menyebut total keseluruhan arus modal asing dari tiga komponen itu mengalami net positif dengan total inflow Rp 32,8 triliun per sejak Januari hingga 3 Juni. Khusus periode triwulan kedua hingga 3 Juni 2026, total inflow mencapai Rp 60,9 triliun.

"Yang penting kita lihat netnya, triwulan kedua masih positif. Jadi ini menjawab keraguan banyak orang mungkin," ungkapnya.

"Kalau kita lihat di sini sih, optimismenya masih ada ke ekonomi Indonesia. Jadi jangan terlalu termakan dengan satu pemberitaan saja. Ini terlihat sekali bahwa di SRBI maupun di bond masih signifikan inflow-nya," jelas Purbaya.

Baca Juga: Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran

Load More