- Presiden Prancis, Emmanuel Macron, mengkritik keras aksi militer AS dan Israel di Iran sebagai tindakan di luar hukum internasional pada Selasa (3/3/2026).
- Presiden Trump bereaksi agresif terhadap Eropa, mengancam memutus perdagangan Spanyol karena melarang penggunaan pangkalan udara untuk serangan ke Iran.
- Tercatat insiden *friendly fire* Minggu (1/3/2026), di mana jet tempur Kuwait secara tidak sengaja menembak jatuh tiga pesawat F-15 milik Amerika Serikat.
Meskipun terjadi ketegangan diplomatik, pengerahan kekuatan militer di kawasan tetap masif. Inggris dilaporkan telah mengirimkan kapal penghancur HMS Dragon untuk mempertahankan wilayah Siprus.
Di tengah kemelut diplomatik, sebuah laporan eksklusif dari Wall Street Journal (WSJ) mengungkap insiden mematikan di udara yang melibatkan sesama sekutu.
Sebuah jet tempur F/A-18 milik Kuwait dilaporkan secara tidak sengaja menembak jatuh tiga pesawat tempur F-15 Amerika Serikat pada hari Minggu (1/3/2026).
Laporan tersebut, yang bersumber dari tiga orang yang mengetahui laporan awal insiden, menyebutkan bahwa kejadian tragis ini murni merupakan kecelakaan atau friendly fire.
Berdasarkan temuan sementara, insiden tersebut tidak diyakini sebagai tindakan yang disengaja, melainkan kegagalan koordinasi di zona perang yang sangat padat.
Sebuah rekaman video yang beredar menunjukkan salah satu jet F-15E Strike Eagle milik Amerika terbakar hebat di bagian mesin sebelum akhirnya kehilangan kendali dan terjun berputar ke arah daratan.
Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) memastikan bahwa dalam musibah tersebut, seluruh enam kru dari ketiga pesawat berhasil keluar dengan selamat menggunakan kursi pelontar (eject).
Berita Terkait
-
Prabowo Evaluasi Keanggotaan Indonesia di Board of Peace Pasca-Agresi AS ke Iran, Siap Keluar?
-
Tensi Panas Iran-AS: Prabowo Gerilya Hubungi Para Pemimpin Negara Teluk
-
Skenario Evakuasi 15 WNI di Iran: Rute Jalur Darat 10 Jam ke Azerbaijan
-
Iran Hancurkan Stasiun CIA di Arab Saudi
-
Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Tertutup Rapat Karena Ini
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi
-
Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar
-
Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?
-
Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan
-
Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?
-
Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera
-
Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan
-
Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula
-
Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar