- Menteri Keuangan mengumumkan defisit APBN hingga Februari 2026 mencapai Rp 135,7 triliun, setara 0,53 persen dari PDB.
- Realisasi Pendapatan Negara per Februari 2026 tercatat Rp 358 triliun, didukung pertumbuhan penerimaan pajak 30 persen.
- Belanja Negara telah terealisasi sebesar Rp 493,8 triliun per Februari 2026, menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 41,9 persen.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) per Februari 2026 mencapai Rp 135,7 triliun atau 0,53 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Defisit APBN adalah pengeluaran negara lebih banyak ketimbang pemasukan negara. Hal ini disampaikan Purbaya dalam acara Buka Puasa Bersama Menteri Keuangan yang digelar di Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jumat (6/3/2026).
Per 28 Februari 2026, Purbaya memaparkan realisasi Pendapatan Negara mencapai Rp 358 triliun atau 11,4 persen dari outlook APBN 2026. Sedangkan Belanja Negara lebih besar dengan angka Rp 493,8 triliun atau 12,8 persen dari outlook APBN 2026.
Pendapatan Negara itu terdiri dari Penerimaan Pajak Rp 245,1 triliun atau 10,4 persen dari outlook, serta Kepabeanan dan Cukai Rp 44,9 triliun atau 13,4 persen dari outlook.
Purbaya menerangkan kalau penerimaan pajak di awal tahun 2026 tumbuh 30 persen. Ia memastikan pertumbuhan ini tetap dipertahankan hingga periode berikutnya.
"Pengumpulan pajak di dua bulan pertama tahun 2026 ini tumbuh sebesar 30 persen di Januari maupun Februari, di mana kita melihatnya stabil di sana," kata Purbaya.
Sedangkan untuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp 68 triliun atau 14,8 persen dari outlook.
Adapun untuk realisasi Belanja Negara tercatat Rp 493,8 triliun atau setara 12,8 persen dari outlook APBN. Belanja negara ini juga tumbuh 41,9 persen.
Realisasi itu mencakup Belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp 346,1 triliun atau 11 persen dari outlook, yang terdiri Belanja Kementerian/Lembaga (K/L) Rp 155 triliun atau 10,3 persen serta Belanja non K/L Rp 191 triliun atau 11,7 persen.
Baca Juga: Pajak THR 2026 untuk Gaji Berapa? Intip Aturan dan Contoh Perhitungannya
Belanja Negara juga mencakup Transfer ke Daerah (TKD) dengan realisasi Rp 147,7 triliun atau 21,3 persen dari outlook APBN.
Berita Terkait
-
Pajak THR 2026 untuk Gaji Berapa? Intip Aturan dan Contoh Perhitungannya
-
Pajak THR Karyawan Swasta Berapa Persen? Ini Hitungan Besaran Potongannya
-
BPJS Ketenagakerjaan dan DJP Jakarta Barat Perkuat Kolaborasi Pengawasan Pajak dan Iuran Perusahaan
-
THR 2026 Kena Pajak, Kok Bisa?
-
DJP Garap Coretax Mobile, Bisa Dipakai di Android dan iPhone
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Dasco Ungkap 'Dua Jurus Pamungkas' Kuatkan Rupiah yang Disepakati Gubernur BI dan Menkeu Purbaya
-
Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga
-
Nama Chatib Basri Muncul di Tengah Tekanan Rupiah, Istana Tegaskan Tak Ada Reshuffle
-
Oktober 2026 Ini Pemerintah Siapkan Wajib Halal Nasional, Ini Dampak Bagi UMKM, Bisnis, dan Konsumen
-
Gubernur BI Ungkap 2 Strategi yang Disiapkan untuk Stabilkan Rupiah
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Pasar Sambut Positif Rumor Chatib Basri Jadi Menkeu, tapi Ada Catatannya
-
Kepercayaan Pasar Jadi Taruhan, Isu Pergantian Menkeu Bisa Guncang Rupiah
-
Panas Bumi Indonesia Melesat, PGE Dapat Suntikan Dana Rp7,8 Triliun untuk 3 Proyek Strategis
-
Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Tembus Rp2,88 Juta per Gram, Masih Jadi Investasi Incaran?