Bisnis / Properti
Senin, 09 Maret 2026 | 11:02 WIB
Penyerahan lahan seluas sekitar 31,3 hektare di kawasan Meikarta, Cikarang, Bekasi untuk pembangunan rumah susun bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). [Dok Lipppo].
Baca 10 detik
  • Mochtar Riady menghibahkan lahan 31,3 hektare senilai Rp 6,2 triliun di Meikarta untuk rusun MBR pendukung program 3 juta rumah Presiden Prabowo.
  • Lahan tersebut akan dikerjakan oleh BPI Danantara untuk membangun ratusan ribu unit hunian, ditargetkan rampung Agustus 2028.
  • Proyek ini dinilai penting karena mendorong perekonomian nasional melalui multiplier effect dan keterlibatan banyak sektor usaha terkait.

Menurut Hashim, sektor perumahan memiliki dampak ekonomi yang luas karena melibatkan banyak sektor usaha.

"Ada 180 sektor yang ikut berkontribusi setiap kali ada pembangunan rumah. Karena itu, program perumahan akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi sekitar 2% setahun. Ditambah pembangunan sektor industri dan lainnya, target pertumbuhan ekonomi 8% bisa terlampaui," beber Hashim.

Rosan Roeslani menambahkan pembangunan rusun subsidi dalam jumlah besar tersebut juga akan memberikan efek berganda terhadap perekonomian, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga meningkatnya aktivitas ekonomi di kawasan sekitar.

"Kalau kita bayangkan, 126.000 unit itu jumlah yang sangat besar. Multiplier effect-nya juga luar biasa, baik dari penciptaan lapangan kerja, pemberdayaan masyarakat sekitar, maupun peningkatan aktivitas ekonomi," pungkas dia.

Load More