Bisnis / Makro
Selasa, 10 Maret 2026 | 18:41 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat melantik jajaran pejabat Kemenkeu, Selasa (10/3/2026). [Screenshot YouTube Kemenkeu]
Baca 10 detik
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa membantah klaim ekonom mengenai resesi atau krisis ekonomi Indonesia.
  • Ia mengklaim kondisi ekonomi membaik dan sedang ekspansi berdasarkan data serta observasi lapangan terkini.
  • Purbaya menegaskan peran Kemenkeu sangat besar dalam mengendalikan badai ekonomi hingga kini.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menyentil para ekonom yang menganggap Indonesia memasuki masa resesi maupun krisis ekonomi buntut perang geopolitik Amerika Serikat dan Iran yang berdampak ke kenaikan harga minyak.

Ini jadi kali kedua Menkeu Purbaya menyindir para ekonom, di mana sebelumnya ia melontarkan kritik serupa saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2026).

"Belakangan ini ada yang bilang ekonomi kita melemah. Katanya, daya beli turun. Saya cek datanya, saya lihat juga langsung ke lapangan, kayak kemarin ke Pasar Tanah Abang ya, kelihatannya masih cukup baik. Jadi ekonomi kita tidak resesi, apalagi krisis," kata Purbaya saat acara pelantikan pejabat di Kemenkeu, Selasa (10/3/2026).

Bendahara Negara mengklaim kalau data yang ia miliki menunjukkan kondisi ekonomi Indonesia sedang membaik. Di depan anak buahnya, Purbaya mengklaim kalau peran Kemenkeu amat besar.

"Jadi Anda boleh bangga dengan Kementerian Keuangan. Kita bisa mengendalikan badai ekonomi sampai sekarang ini dengan cukup baik, dan ekonomi kita sedang dalam fase ekspansi dengan laju pertumbuhan yang lebih cepat," imbuhnya.

Purbaya lalu mengungkit soal capaian pertumbuhan ekonomi triwulan keempat 2025 yang mencapai 5,39 persen. Sebab di kuartal sebelumnya, ia mengklaim kalau kondisi ekonomi RI sempat jatuh.

"Kalau enggak diperbaiki dengan kebijakan tertentu di sisi fiskal, kita akan jatuh, dan sekarang mungkin betul-betul krisis kata ekonom-ekonom amatir-amatiran di luar itu yang ngomong," timpal dia.

"Mereka bilang kita resesi, kita krisis. Itu kalau pakai informasi yang sebelumnya. Tapi kalau pakai informasi yang sekarang, kita ekspansi. Kementerian Keuangan jago, boleh ngaku, ekonomi kita cukup stabil," jelasnya.

Baca Juga: Kalang Kabut! Purbaya Terhimpit, Bahlil Terjepit

Load More