- CIMB Niaga, IIJ, dan GRI meluncurkan SJF 2026 untuk mendorong jurnalis terlibat aktif dalam aksi keberlanjutan lingkungan dan sosial.
- Jurnalis terpilih menerima pendanaan Rp200 juta dari CIMB Niaga untuk merealisasikan gagasan keberlanjutan di wilayah mereka.
- Program ini bertujuan menjadikan jurnalis agen perubahan melalui jurnalisme konstruktif untuk solusi isu lingkungan dan sosial.
Suara.com - PT Bank CIMB Niaga Tbk bekerja sama dengan Indonesian Institute of Journalism (IIJ) meluncurkan program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship (SJF) 2026 guna mendorong keterlibatan jurnalis dalam aksi keberlanjutan sosial dan lingkungan.
Program kolaborasi tersebut juga mendapat dukungan dari Global Reporting Initiative (GRI), organisasi internasional yang menyediakan standar pelaporan keberlanjutan atau Environmental, Social, and Governance (ESG) bagi perusahaan dan organisasi.
Melalui program ini, CIMB Niaga bersama IIJ dan GRI membuka kesempatan bagi para jurnalis untuk mengembangkan ide keberlanjutan yang dapat diimplementasikan secara nyata dan berdampak positif bagi masyarakat maupun lingkungan.
Sebagai bentuk dukungan, CIMB Niaga menyediakan pendanaan fellowship sebesar Rp200 juta bagi jurnalis terpilih untuk merealisasikan gagasan keberlanjutan yang mencakup aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan di wilayah tempat mereka beraktivitas.
Corporate Communications Head CIMB Niaga, Hery Kurniawan, mengatakan pihaknya ingin mendorong jurnalis menjadi pelaku utama dalam upaya keberlanjutan karena mereka memiliki pengalaman langsung melihat berbagai persoalan di lapangan.
“CIMB Niaga melihat banyak peluang cerita yang dapat dikembangkan sendiri menjadi proyek sosial dan lingkungan oleh jurnalis untuk menunjukkan dampak nyata dari praktik keberlanjutan,” kata Hery dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Menurut Hery, ide penyelenggaraan program ini terinspirasi dari berbagai gagasan jurnalis yang muncul saat kegiatan Media Gathering CIMB Niaga di sejumlah kota sejak 2024, yang juga membahas inisiatif keberlanjutan bank bertajuk “The Cooler Earth”.
Beberapa ide yang muncul dari para jurnalis antara lain pelestarian hutan di Kediri, pengembangan ekosistem pantai di Yogyakarta, pemeliharaan ekosistem laut di Batam dan Manado, hingga pengembangan tanaman sagu di Jayapura.
“Cerita-cerita inilah yang menginspirasi kami untuk menghadirkan CIMB Niaga SJF 2026. Kami yakin masih banyak aksi dan cerita inspiratif dari rekan-rekan jurnalis di berbagai daerah yang dapat diimplementasikan menjadi solusi keberlanjutan yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.
Baca Juga: Telkom Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah
Pada kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif IIJ, Umar Idris, menyatakan program tersebut memberikan peluang bagi jurnalis untuk berperan sebagai agen perubahan melalui praktik jurnalisme konstruktif.
Melalui pendekatan tersebut, jurnalis tidak hanya menghasilkan karya jurnalistik, tetapi juga mendorong solusi nyata terhadap berbagai persoalan sosial dan lingkungan yang dihadapi masyarakat.
“Kami berharap para jurnalis dapat memanfaatkan program ini secara optimal. Inisiatif ini menjadi bukti bagaimana perbankan dan media massa dapat bergandengan tangan untuk mewujudkan masa depan yang berkelanjutan,” kata Umar.
Ia menambahkan, program ini menjadi langkah pertama yang digagas oleh industri perbankan di Indonesia untuk memberikan ruang bagi jurnalis berkontribusi langsung dalam agenda keberlanjutan sekaligus mendorong kreativitas dan inovasi di dunia media.
Berita Terkait
-
Pemberdayaan Suku Bunggu Antar AALI Raih Penghargaan ESG Now Awards 2025
-
BUMN Penjaminan Kredit Ungkap Strategi Penerapan ESG dalam Proses Bisnis
-
Perusahaan Ini Sulap Lahan Bekas Tambang jadi Sumber Air Bersih
-
MMSGI Terus Gali Potensi Ekonomi Baru untuk Masyarakat Sekitar Operasional
-
Kampanye ESG Dimulai dari Lingkungan Kantor, Telkom Gelar Tenant Day
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu
-
Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM
-
Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya
-
Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad
-
Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan
-
Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem
-
Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!