- Pasar properti residensial nasional stabil hingga akhir 2025, ditandai kenaikan harga rumah nasional hanya 0,4% menurut PHSI Q4 2025.
- Segmen rumah kecil menopang pasar dengan kenaikan harga 0,8% tahunan, sementara rumah besar mengalami koreksi harga hingga turun 0,9%.
- Pasar sewa rumah menunjukkan peningkatan kuartalan 0,6% didorong profesional yang beralih dari pembelian ke sewa di area perkotaan.
Permintaan sewa terutama datang dari kalangan profesional dan ekspatriat di pusat aktivitas ekonomi seperti Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Kabupaten Bekasi.
Tren ini menunjukkan adanya pergeseran sebagian konsumen dari pasar pembelian rumah ke pasar sewa, terutama di wilayah perkotaan dengan biaya hidup yang lebih tinggi.
Memasuki 2026, pasar properti nasional berpotensi memasuki fase ekspansif setelah periode konsolidasi sepanjang 2025. Fundamental ekonomi yang lebih kuat, ruang pelonggaran pembiayaan, kepastian insentif perumahan, dan pertumbuhan regional yang lebih merata menjadi faktor pendorong utama.
“Dengan stabilitas makro yang terjaga dan kebijakan yang konsisten, kami optimistis bahwa 2026 akan menjadi tahun normalisasi pasar properti,” pungkas Dara.
Berita Terkait
-
Paris Hilton Kehilangan Rumah Akibat Kebakaran, Harganya Rp 145 Miliar
-
Jepang Mau Bikin Rumah di Bulan, Kira-kira Berapa Harga Tanahnya?
-
5 Rumah Termahal di Dunia, Harganya Bikin Kaget
-
Harga Rumah Tipe 54 Naik di Jakarta Selatan dan Kabupaten Bekasi Naik Tinggi di Kuartal I/2024
-
Harga Rumah dan Emas Picu Inflasi Naik Januari 2024
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA