- RUPST BCA pada 12 Maret 2026 menetapkan dividen tunai Rp336 per saham, dibayar 8 April 2026.
- BCA meningkatkan rasio pembayaran dividen menjadi 72% dari laba bersih tahun buku 2025.
- Perusahaan berencana membagikan dividen interim hingga tiga kali setahun mulai tahun buku 2026.
Alasan: Memberikan arus kas (cashflow) yang lebih rutin dan konsisten bagi investor, terutama investor ritel.
Syarat: Kebijakan ini akan tetap bergantung pada kondisi keuangan perseroan dan persetujuan Dewan Komisaris.
4. Catatan Kinerja Keuangan Sepanjang 2025
BCA berhasil menjaga fundamental bisnis yang solid dengan pertumbuhan positif:
Laba Bersih: Tumbuh 4,9% menjadi Rp57,5 triliun.
Penyaluran Kredit: Mencapai Rp993 triliun (naik 7,7% YoY), dengan sektor usaha tumbuh 9,9% menjadi kontributor utama.
Kredit Konsumer: Mencapai Rp224,1 triliun, didorong oleh KPR (Rp142,3 triliun) dan KKB (Rp56,6 triliun).
Digitalisasi: Frekuensi transaksi naik 17% menjadi 42 miliar transaksi setahun, bahkan sempat menembus 300 juta transaksi dalam satu hari.
5. Komitmen pada Pembiayaan Berkelanjutan (ESG)
BCA secara progresif meningkatkan portofolio hijau. Hingga akhir 2025, kredit sektor berkelanjutan tumbuh 11,7% mencapai Rp255 triliun (setara 25,8% dari total pembiayaan). Sektor energi terbarukan bahkan mencatatkan lonjakan pembiayaan hingga dua kali lipat menjadi Rp6,2 triliun.
Baca Juga: Pasar Global Berdarah, Bursa Saham Israel Justru Menguat Sendirian
6. Kualitas Kredit yang Sehat
Meskipun penyaluran kredit meningkat, manajemen risiko tetap terjaga secara prudent:
LAR (Loan at Risk): Membaik ke level 4,8% (sebelumnya 5,3%).
NPL (Non-Performing Loan): Terjaga stabil di angka 1,7%.
DPK (Dana Pihak Ketiga): Tumbuh 10,2% mencapai Rp1.249 triliun.
Berita Terkait
-
IHSG Makin Terperosok di Senin Pagi, Kembali Bergerak ke Level 6.000
-
IHSG Awal Pekan Dibayangi Geopolitik, Cermati Saham Energi di Tengah Wait and See
-
BCA Ubah Jam Operasional Kantor Cabang Selama Nyepi dan Libur Lebaran, Catat Jadwalnya
-
Saham Energi Bersih Dinilai Menjanjikan di Era Transisi Energi
-
Kuartal I Nihil IPO, BEI Pede Perdagangan Saham Tetap Ngebut
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Prabowo: Batas Defisit APBN 3 persen Tidak Akan Diubah!
-
Danantara Indonesia Hibah PLTS Sumenep ke Pemda, PLN Siap Suplai Listrik Bersih Bagi 2.000 KK
-
Kapan Bursa Libur saat Nyepi dan Lebaran 2026? Catat Tanggalnya!
-
Dukung Program Pemerintah Hemat Energi, Pertamina Berangkatkan Ribuan Pemudik
-
Program Mudik Bareng 2026 dari Pertamina Berangkatkan Lebih dari 5.000 Peserta
-
Sinergi BRI dan TSDC Bali, UMKM Naik Kelas Melalui Digitalisasi dan LinkUMKM
-
BRI Dorong 14,98 Juta UMKM Naik Kelas, TSDC Bali Jadi Contohnya
-
Harga Emas Antam Makin Anjlok Jelang Lebaran, Lebih Murah dari Galeri 24 dan UBS
-
Jumlah Denda jika Lupa Lapor SPT di Coretax pada 2026
-
Kantor BRI di Jakarta Selatan yang Buka saat Libur Idulfitri 2026