- Arus balik Lebaran 2026 meningkat signifikan di lintasan Sumatera-Jawa pada H+1 (23/3), ditandai lonjakan penumpang dan kendaraan di Bakauheni.
- Total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H+1 mencapai 91.657 orang, naik 58,6% dibanding tahun sebelumnya.
- Total kendaraan menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H+1 tercatat 25.332 unit, mengalami peningkatan signifikan sebesar 70,4% dari tahun lalu.
Suara.com - Pergerakan arus balik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan signifikan, khususnya pada lintasan penyeberangan Sumatera–Jawa.
Lonjakan penumpang dan kendaraan tercatat cukup tinggi pada H+1 atau Senin (23/3), seiring mulai kembalinya pemudik ke Pulau Jawa.
Data Posko Angkutan Lebaran mencatat, aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni mengalami peningkatan tajam baik dari sisi jumlah penumpang maupun kendaraan. Hal ini menjadi indikasi awal puncak arus balik mulai terbentuk.
Berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam (periode 23 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB) atau H+1 tercatat jumlah trip yang beroperasi di Pelabuhan Bakauheni sebanyak 159 trip.
Adapun realisasi total penumpang di Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H+1 mencapai 91.657 orang atau naik 58,6 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 57.801 orang.
Tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H+1 mencapai 11.176 unit atau naik 87 persen dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 5.976 unit.
Kendaraan roda empat mencapai 12.495 unit atau naik 53,8 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 8.122 unit.
Kemudian, total truk yang menyeberang mencapai 1.294 unit atau naik 153,2 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 511 unit.
Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 367 unit atau naik 42,8 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 257 unit.
Baca Juga: Menhub Minta Truk Logistik Tahan Operasi Saat Puncak Arus Balik Lebaran
Total seluruh kendaraan tercatat 25.332 unit yang telah menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H+1 atau naik 70,4 persen dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 14.866 unit.
Secara kumulatif, arus balik dari Sumatera ke Jawa sejak H-10 hingga H+1 juga mengalami kenaikan. Total penumpang tercatat mencapai 572.270 orang atau naik 11,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 512.063 orang.
Sementara itu, total kendaraan yang telah menyeberang pada periode yang sama mencapai 127.363 unit atau naik 19,7 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 106.366 unit.
Di sisi lain, pergerakan dari Jawa menuju Sumatera juga menunjukkan peningkatan meski tidak setinggi arah sebaliknya. Aktivitas penyeberangan masih didominasi kendaraan logistik dan sebagian pemudik yang bergerak lebih awal.
Berdasarkan data Posko Merak (Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara) selama 24 jam (periode 23 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB) atau H+1 tercatat jumlah trip yang beroperasi sebanyak 166 trip.
Adapun realisasi total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara pada H+1 mencapai 42.661 orang atau naik 14,7 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 37.202 orang.
Berita Terkait
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik
-
285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret
-
Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup
-
Tol Cipali Mulai Sterilisasi One Way Arus Balik Lebaran, Cek Jadwal dan Rutenya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?
-
Pasokan HGBT Menipis, Apa Aksi Bahlil?
-
Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI
-
7 Bank RI Telah Tutup Sepanjang 2026, Apa Masalahnya?
-
Tarif KOL Capai Rp 150 Juta, Startup Ini Pilih Bayar Konsumen Biasa
-
MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar
-
IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol
-
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Kolaborasi dengan Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Yatim & Dhuafa
-
Investasi Rp339 Triliun, Blok Masela Target Mulai Konstruksi 2027
-
Juli 2026, Pemerintah Mulai Produksi CNG Rumah Tangga Pengganti LPG