- Hingga 26 Maret 2026, OJK belum menerima pengajuan resmi calon direksi Bursa Efek Indonesia.
- OJK menetapkan batas akhir pengajuan paket calon direksi BEI adalah pada tanggal 4 Mei 2026.
- Kinerja satu tahun perusahaan efek hingga Maret 2026 menjadi acuan kelayakan dalam proses seleksi tersebut.
Suara.com - Proses penjaringan calon direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) masih belum memasuki tahap pengajuan resmi ke regulator.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hasan Fawzi menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada kandidat yang diajukan secara formal.
“Jadi belum ada yang secara resmi masuk ke OJK,” ujar Hasan di Jakarta, Kamis (26/3/2026).
Ia menjelaskan, OJK menetapkan batas akhir pengajuan paket calon direksi BEI pada 4 Mei 2026. Hingga tenggat tersebut, perusahaan efek masih memiliki waktu untuk mengusulkan kandidat terbaiknya.
"Nah nanti batas waktunya itu adalah 4 Mei 2026 ini batas waktu terakhir pengajuan paket calon," katanya.
Dalam proses seleksi, OJK akan memberikan panduan (guidance) kepada pelaku industri. Salah satu acuan utama adalah kinerja perusahaan efek dalam kurun waktu satu tahun terakhir hingga akhir Maret 2026.
“Nanti kami akan memberikan guidance bahwa per akhir Maret itu angka statistik satu tahun ke belakang akan jadi acuan untuk eligibilitas atau kelayakan para perusahaan efek mengajukan paket calon,” jelasnya.
Adapun posisi yang akan diisi mencakup jabatan strategis seperti direktur utama, direktur perdagangan, direktur pencatatan, dan posisi penting lainnya di BEI.
Hasan menegaskan, OJK berharap kandidat yang diajukan merupakan nama-nama yang telah melalui proses seleksi ketat di internal perusahaan efek.
Baca Juga: BEI Gembok Tiga Saham Sekaligus, Satu Emiten dari BUMN
“Kami berharap calon-calon yang sudah terseleksi dengan baik dari perusahaan efek,” katanya.
Setelah nama-nama calon resmi masuk ke OJK, regulator akan membentuk panitia seleksi (pansel). Pansel tersebut akan diketuai oleh Deputi Komisioner di sektor Pasar Modal dan Keuangan Derivatif (PMDK) bersama anggota yang ditunjuk.
Proses ini menjadi tahap krusial dalam menentukan kepemimpinan baru BEI, yang diharapkan mampu menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan pasar modal Indonesia ke depan.
"Jadi datang ke OJK itu kami berharap calon-calon yang sudah terseleksi dengan baik dari perusahaan efek," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
-
OJK Bakal Rombak Aturan Papan Pemantauan Khusus, Sinyal Positif bagi Investor?
-
Paripurna DPR Setujui 5 Pimpinan OJK Priode 2026 - 2031
-
Survei OJK: Perbankan Tetap Solid di Awal 2026, Meski Inflasi dan Rupiah Jadi Tantangan
-
Ini Alasan Komisi XI Pilih Friderica Widyasari Dewi Menjabat Ketua OJK yang Baru
-
DPR Sepakat Tunjuk Friderica Widyasari Sari Jadi Ketua DK OJK
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia
-
96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi
-
Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli
-
Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!
-
Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi
-
Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga
-
Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar
-
Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok
-
Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong
-
IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun