Bisnis / Keuangan
Kamis, 26 Maret 2026 | 13:15 WIB
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • IHSG melemah signifikan pada Rabu, 26 Maret 2026, terkoreksi 1,21 persen ke level 7.214 akibat sentimen geopolitik global.
  • Penolakan proposal perdamaian Iran-AS meningkatkan ketegangan global, memicu volatilitas dan menekan indeks saham domestik.
  • Secara teknikal, IHSG menembus level support psikologis 7.300, diperkirakan bergerak terbatas di sesi kedua.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berada di zona merah pada sesi pertama perdagangan Rabu, 26 Maret 2026. Tekanan dari sentimen global membuat pergerakan indeks cenderung melemah sejak pembukaan.

Mengutip riset Phintraco Sekuritas, IHSG tercatat turun 1,21 persen atau terkoreksi 88,037 poin ke level 7.214 pada akhir sesi I.

Pergerakan IHSG masih dibayangi ketidakpastian global, terutama setelah Iran menolak proposal perdamaian yang diajukan Amerika Serikat. Penolakan tersebut mempertegas perbedaan sikap antara Washington dan Teheran, sekaligus meningkatkan eskalasi ketegangan geopolitik.

Kondisi ini memicu volatilitas di pasar global dan berdampak pada pergerakan indeks saham domestik.

Seorang pengunjung mengambil gambar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2024). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]

Secara teknikal, tekanan terhadap IHSG juga semakin terlihat. Indeks tercatat telah menembus ke bawah level support psikologis di 7.300.

"Di sisi teknikal, IHSG tercatat telah breaklow level support psikologis 7300, dengan histogram MACD yang berada di area negatif dan menunjukkan pelebaran," tulis Phintraco.

Dengan mempertimbangkan faktor global dan teknikal tersebut, pergerakan IHSG pada sesi kedua diperkirakan masih terbatas.

"Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, kami memperkirakan IHSG berpotensi bergerak dalam rentang 7.200–7.300 pada sesi kedua perdagangan hari ini," tulis Phintraco Sekuritas

Trafik Perdagangan

Baca Juga: IHSG Sempat Menguat Pagi Ini, Lalu Langsung Anjlok

Pada perdagangan sesi I, sebanyak 18,48 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 25,94 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,02 juta kali.

Dalam perdagangan sesi I, sebanyak 311 saham bergerak naik, sedangkan 371 saham mengalami penurunan, dan 276 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada diantaranya, TALF, SSTM, POLI, GIAA, ESTI, SOTS, BELL, NASI, KUAS, AYLS, MTMH.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, ROCK, INDS, ICON, LCKM, ARTA, WOWS, FILM, RUNS, SOUL, SNLK, MSIE.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Load More