Suara.com - PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) merupakan perusahaan yang bergerak di sektor teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di Indonesia.
Didirikan pada 17 Februari 1983, perusahaan ini memiliki rekam jejak panjang dalam industri distribusi perangkat keras, perangkat lunak, serta penyediaan solusi dan konsultasi TI. MTDL resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak tahun 1990.
Kantor pusat perusahaan berlokasi di APL Tower Lantai 37, Jl. Letjen S. Parman, Jakarta. Hingga saat ini, MTDL menjalankan operasional bisnisnya melalui beberapa anak usaha strategis guna menjangkau berbagai segmen pasar teknologi.
Lini Bisnis dan Anak Usaha MTDL
Operasional MTDL terbagi ke dalam beberapa pilar utama, mulai dari distribusi produk TIK hingga layanan konsultasi tingkat lanjut. Berikut adalah beberapa anak usaha yang menyokong kinerja perusahaan:
- PT Synnex Metrodata Indonesia: Fokus pada bidang distribusi produk TIK berskala nasional.
- PT Mitra Integrasi Informatika: Unit usaha yang menangani solusi teknologi dan konsultasi TI untuk korporasi.
- PT Soltius Indonesia: Anak usaha yang secara spesifik melayani konsultasi sistem SAP.
- PT My Icon Technology: Terlibat dalam pengembangan layanan teknologi ritel dan konsumen.
Struktur Manajemen (Data per 2026)
Kepemimpinan PT Metrodata Electronics Tbk saat ini dijalankan oleh jajaran komisaris dan direksi dengan komposisi sebagai berikut:
Presiden Komisaris: Candra Ciputra
Wakil Presiden Komisaris: Ben Aristarchus Widyatmodjo
Baca Juga: Fakta-fakta Kinerja BBRI Februari 2026, Investor Wajib Tahu
Presiden Direktur: Susanto Djaja
Direktur: Agus Honggo Widodo, Alexander Kuntoro, Sjafril Effendi, Sur Hang Aiwan
Direktur Independen: Randy Kartadinata
Komposisi Pemegang Saham (Data per 2025)
Berdasarkan data laporan pemegang saham tahun 2025, kepemilikan saham MTDL didominasi oleh entitas korporasi serta individu dengan rincian signifikan sebagai berikut:
PT Ciputra Corpora: Pemegang saham utama dengan porsi kepemilikan sebesar kurang lebih 35,83%.
Berita Terkait
-
IHSG Masih Diramal Bakal Tertekan, Cek Saham Hari Ini yang Cuan
-
IHSG Masih Merosot Hari Ini, Saham-saham Energi Membara
-
IHSG Semakin Menurun di Sesi I, 453 Saham Kebakaran
-
IHSG Melemah di Awal Pekan Saat Perang AS-Iran Memanas, Cek Saham-saham Rekomendasi
-
IHSG Makin Terpuruk Pagi Ini, Kembali Bergerak ke level 6.900
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Sikat 'Underground Economy', Bea Cukai-Pajak Segel Kapal Mewah di Teluk Jakarta
-
Harga Emas di Pegadaian Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat!
-
Mark Up Video Promosi Desa: Pakar Sebut Amsal Sitepu Tak Bisa Dipidana Tanpa Bukti 'Kick Back'
-
IHSG Masih Diramal Bakal Tertekan, Cek Saham Hari Ini yang Cuan
-
Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi
-
Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla
-
Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti
-
Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang
-
Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko
-
Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia