- Serangan Iran terhadap tanker Al-Salmi lepas pantai Dubai memicu ultimatum Presiden Trump agar Selat Hormuz segera dibuka.
- Konflik meluas dengan serangan rudal Houthi ke Israel dan balasan Israel ke infrastruktur militer di Teheran.
- Dampak signifikan meliputi lonjakan harga minyak global, kenaikan bensin AS, dan pengiriman pasukan elit AS ke Timur Tengah.
Ledakan keras dilaporkan terdengar di berbagai sudut ibu kota Iran, yang diikuti dengan pemadaman listrik massal di distrik Pirouzi.
Di Lebanon selatan, militer Israel mengonfirmasi gugurnya empat tentara, wilayah yang sama di mana tiga pasukan penjaga perdamaian PBB asal Indonesia juga dilaporkan tewas.
Ultimatum Trump dan Diplomasi Bawah Tanah
Meski ketegangan militer memanas, jalur diplomasi dilaporkan tetap berjalan. Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyatakan bahwa Trump berkeinginan mencapai kesepakatan sebelum tenggat waktu 6 April bagi Iran untuk membuka Selat Hormuz.
Namun, Trump tetap menunjukkan sikap kerasnya. Melalui unggahan di media sosial, ia mengancam akan "melenyapkan" seluruh pembangkit listrik, sumur minyak, Pulau Kharg, hingga fasilitas desalinasi air laut di Iran jika kesepakatan gagal tercapai.
Menariknya, laporan dari Wall Street Journal menyebutkan bahwa Trump secara pribadi bersedia mengakhiri kampanye militer meskipun Selat Hormuz tetap tertutup sebagian, dan menyerahkan operasi pembukaan selat tersebut di waktu mendatang. Kabar ini sempat membuat harga minyak sedikit melandai karena investor berharap adanya resolusi cepat.
Di tengah ketidakpastian ini, pemerintah AS juga tengah mempertimbangkan untuk meminta negara-negara Arab menanggung biaya perang.
Sementara itu, permintaan tambahan dana perang sebesar US$200 miliar yang diajukan administrasi Trump kini menghadapi tantangan berat di Kongres AS.
Baca Juga: Kata-kata UNIFIL soal 2 Personel TNI Tewas karena Ledakan di Lebanon
Berita Terkait
-
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Desak PBB Gelar Rapat Darurat DK
-
Siap-siap Rakyat Indonesia Bisa Ikut Merana Jika Amerika Invasi Iran
-
Rudal Iran Hantam Fasilitas Penyimpanan Minyak Israel
-
Langit Mencekam! Rudal Kiamat Iran Gempur Israel, Kilang Minyak Meledak
-
Curhat Terakhir Praka Farizal Sebelum Gugur: Ungkap Situasi Lebanon Mencekam, Sering Masuk Bunker
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
IHSG Berbalik Loyo di Sesi I, 403 Saham Jeblok
-
Harga BBM Bakal Naik, Bahlil: Presiden Masih Pikirkan Rakyat Kecil!
-
Peluang Kerja Remote Mendunia Terbuka Lewat Sales Hero dan Herika Angie
-
Dikejar Target Ekonomi 6 Persen! Menkeu Purbaya: Jika Gagal, Mungkin Disuruh Mundur!
-
Prabowo ke Investor Jepang: Laporkan Masalah Langsung ke Saya, RI Siap Pangkas Regulasi
-
Nuon Maksimalkan Potensi Ekonomi Nasional dengan Mendorong Perkembangan Ekosistem Digital Lifestyle
-
Bank di Jakarta Bangkrut, OJK Langsung Cabut Izin Usaha
-
IHSG Bergerak Fluktuatif, Bos BEI: Itu Wajar
-
Harga Pangan Nasional Pascalebaran: Cabai dan Bawang Kompak Turun
-
Beredar Jadi Dirut BEI Periode 2026-2030, Jeffrey Hendrik Siap Kirim Surat Lamaran ke OJK