- Harga emas Antam per 1 April 2026 mencapai Rp 2.902.000 per gram setelah mengalami kenaikan sebesar Rp 75.000.
- Harga pembelian kembali emas Antam melonjak menjadi Rp 2.587.000 per gram dengan tambahan pajak penghasilan sesuai ketentuan.
- Lonjakan harga emas dunia dipicu oleh dinamika geopolitik global serta penyesuaian pasar terhadap inflasi dan suku bunga.
"Periode setelah perang Ukraina mengubah hubungan ini secara drastis, khususnya pada tahun 2025 dan awal 2026 ketika harga emas naik sangat tajam, jauh melebihi pergerakan yang disarankan oleh hubungan historis tersebut."
Namun, menurutnya, pasca konflik Iran, emas kembali ke pola tradisionalnya.
"Imbal hasil obligasi dan dolar AS sama-sama meningkat, dan di tengah kondisi ini, emas menunjukkan sensitivitas terbalik tradisionalnya terhadap metrik-metrik tersebut, sehingga mengalami penurunan,” katanya.
"Penurunan harga emas mungkin juga diperparah oleh kuatnya harga emas menjelang tahun 2026 dan kemungkinan keinginan para investor untuk melikuidasi posisi yang menguntungkan."
Sementara itu, Kepala Investasi Netwealth, Iain Barnes, menilai volatilitas emas kini meningkat tajam dibandingkan level historisnya.
"Bank sentral internasional yang berupaya mendiversifikasi cadangan mereka dari dolar AS mungkin telah memulai pasar bullish emas dalam beberapa tahun terakhir, tetapi pada akhirnya pasar kehabisan pembeli keuangan baru dan malah menyaksikan aksi ambil untung yang meluas karena ketidakpastian yang lebih luas melanda pasar dan dolar pulih," katanya.
Ia juga menyoroti adanya kemiripan dengan kondisi pasar pada 2008, di mana posisi investor yang terlalu besar pada komoditas memperparah pergerakan harga saat sentimen berubah.
"Ketika krisis keuangan global meluas, selera risiko global runtuh dan emas terpukul bersama komoditas yang lebih produktif seperti minyak dan tembaga seiring dengan melonjaknya dolar. Tahun ini, pasar kembali menemukan di mana investor paling terpapar: posisi berlebihan pada emas karena dianggap sebagai aset safe haven terakhir yang tersisa," tambahnya.
Baca Juga: Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Hari Ini Naik! Update Segera di Pegadaian
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
Terkini
-
Isu Harga BBM Melejit, Warga Jakarta 'Panic Buying' Pertamax Hingga Ludes!
-
Harga Avtur Naik 70%, Nasib Tarif Tiket Pesawat Gimana?
-
LPDB Koperasi Perkuat Skema Penyaluran Dana Bergulir untuk Dukung Operasional KDKMP
-
Punya 9,8 Juta Pengguna, Indodax Perkuat Literasi Kripto di Indonesia
-
Tarif Listrik Tak Naik Hingga Juni 2026
-
Timur Tengah Bergejolak, Petrokimia Gresik Bicara Nasib Soal Pasokan Sulfur
-
Laba Bersih PTBA Terkoreksi 42,74 Persen di Tengah Pembengkakan Beban Operasional
-
Sektor Swasta Ini Diharamkan untuk Ikut WFH oleh Pemerintah
-
Sah! Ini SE Aturan Swasta Terapkan WFH Bagi Karyawannya
-
Manfaatkan CNG, PGN Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Arus Mudik