- Nilai tukar rupiah melemah ke level Rp17.002 per dolar AS pada penutupan perdagangan Kamis, 2 April 2026.
- Pelemahan rupiah terjadi akibat ketidakpastian global dan sikap pelaku pasar yang menghindari risiko setelah pidato Donald Trump.
- Ancaman agresi militer AS ke Iran memicu kekhawatiran konflik di Timur Tengah serta menekan mata uang negara berkembang.
Minimnya katalis positif baru dari dalam negeri membuat rupiah kehilangan pegangan untuk melakukan perlawanan terhadap dominasi dolar AS.
Lukman memaparkan bahwa pelaku pasar saat ini sedang mengalihkan fokus mereka pada rilis data ketenagakerjaan penting dari Amerika Serikat yang dijadwalkan keluar pada akhir pekan ini.
Data tersebut sangat krusial karena sering kali menjadi acuan bank sentral AS dalam menentukan arah kebijakan suku bunga mereka berikutnya.
"Tidak ada data ekonomi penting malam ini, sedangkan untuk besok akan dirilis data NFP. Data eknomi walau masih bisa mendikte pergerakan mata uang, namun hanya sesaat, investor cenderung lebih mencermati perkembangan perang di timteng dan tentunya harga minyak mentah dunia," jelas Lukman.
Rilis data Non-Farm Payrolls (NFP) esok hari memang diprediksi akan menimbulkan volatilitas tinggi pada pasar valuta asing.
Namun, untuk jangka pendek ini, persepsi pasar terhadap risiko suplai minyak mentah dunia akibat konflik bersenjata di Timur Tengah tetap menjadi variabel utama yang menekan mata uang negara-negara berkembang, termasuk Indonesia yang berstatus sebagai negara importir minyak (net oil importer).
Berita Terkait
-
Santai Saja! Nilai Rupiah Menyentuh Rp17.000 per Dolar AS, Bukan Alasan untuk Panik
-
Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Level Rp16.983
-
Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983
-
Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS: Apakah Ini Saatnya Panik atau Investasi?
-
Rupiah Kembali Bangkit, Dolar AS Lemas ke Level Rp16.983
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Purbaya Kasih Bukti Ekonomi RI Tetap Kuat di Pertengahan Tahun 2026
-
Kementerian ESDM Terus Tunda Pengesahan RKAB Batubara, Pemadaman Listrik Masih Mengintai
-
Purbaya Janji Tak Ada Kenaikan Pajak, Pegawai DJP Diminta Kerja Lebih Keras
-
Nasib Baru Fintech RI di Era Universal Banking
-
BEI Evaluasi Papan Pemantauan Khusus, 3 Kriteria Saham Akan Dihapus
-
BRI Kartu Kredit Tawarkan Promo Spesial MyBluebird, Mobilitas Jadi Lebih Hemat
-
Rupiah Menguat ke Rp17.980 per Dolar AS, Ditopang Lonjakan Cadangan Devisa
-
Telkom University Gandeng NUS, Telkom Dorong Talenta Digital Indonesia Berdaya Saing Global
-
RI Sebenarnya Punya Senjata untuk Mitigasi Pemadaman Listrik
-
Purbaya Girang Pendapatan Negara di Semester I 2026 Lebih Tinggi dari Era Sri Mulyani