- Nilai tukar rupiah dibuka menguat ke level Rp16.983 per dolar AS pada perdagangan Rabu, 1 April 2026.
- Penguatan rupiah dipicu oleh sentimen positif terkait meredanya konflik di Timur Tengah berdasarkan pernyataan Donald Trump.
- Mayoritas mata uang Asia turut menguat terhadap dolar AS seiring dengan penurunan indeks dolar di pasar global.
Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah berbalik menguat pada pembukaan ini. Hal ini menjadi kondisi mata uang garuda yang mulai pulih usai menyentuh level Rp17.041.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Rabu (1/4/2026) dibuka ke level Rp16.983 per dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Indonesia pun menguat 0,34 persen dibanding penutupan pada Selasa (31/3/2026) yang berada di level Rp17.041 per dolar AS.
Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.999 per dolar AS. Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan penguatan rupiah karena faktor global.
"Rupiah akan menguat terhadap dolar AS di tengah sentimen risk yang berkurang," katanya saat dihubungi Suara.com.
Kata dia, adanya informasi mengenai perang Timur Tengah mereda bisa membuat rupiah kembali berada di zona hijau.
"Harapan de-sekalasi dan berakhirnya perang di timteng merespon pernyataan Trump. Range 16.900-17.050," jelasnya.
Sementara itu, mayoritas mata uang Asia menguat terhadap dolar AS pagi ini. Peso Filipina mencatat penguatan terbesar yakni 0,62 persen, disusul won Korea yang menguat 0,58 persen, dolar Taiwan menguat 0,43 persen, ringgit Malaysia menguat 0,34 persen,.
Selain itu, yuan China menguat 0,16 persen, dolar Singapura menguat 0,13 persen dan dolar Hong Kong yang menguat 0,001 persen terhadap dolar AS.
Sedangkan yen Jepang dan baht Thailand melemah terhadap dolar AS pagi ini, dengan pelemahan masing-masing 0,006 persen dan 0,17 persen
Baca Juga: Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT
Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 99,82, turun dari sehari sebelumnya yang ada di 99,96.
Berita Terkait
-
Perang di Timur Tengah, BI Tahan Suku Bunga Biar Rupiah Makin Kuat
-
Rupiah Nyaris Tembus Rp17.000, Menko Airlangga: Tugas BI Ini!
-
Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.975
-
BI Beberkan Kerugian jika Masyarakat Tukar Uang Lebaran Ditempat Tidak Resmi
-
Bank Indonesia Diramal Tahan Suku Bunga, Stabilitas Rupiah Jadi Pertimbangan Utama
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
APBN Mulai Ngos-ngosan! Anggaran Rapat Hotel dan Perjalanan Dinas PNS Mau di Hemat, MBG Gas Terus
-
Dikuasai Asing, Pemerintah Mulai Benahi Industri Gim Lokal
-
Bidik Peluang ARA, IPO BSA Logistics (WBSA) Jadi Magnet Baru Investor Ritel
-
HIPMI Perkirakan Harga Pertamax Capai Rp 13.500, Begini Hitungannya
-
IHSG Dibuka Menghijau 1,43%, Simak Saham-saham yang Naik Pagi Ini
-
BPR Pembangunan Nagari Bangkrut, LPS Mulai Bayarkan Klaim Simpanan Nasabah
-
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini Usai Trump Sebut AS 'Tinggalkan' Perang Iran
-
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina Per 1 April 2026 di Seluruh Indonesia
-
Harga Naik Tidak Wajar, BEI Gembok Satu Emiten Asal Surabaya
-
Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Hari Ini Naik! Update Segera di Pegadaian