Bisnis / Energi
Senin, 06 April 2026 | 14:56 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia di Kementerian ESDM, Jakarta pada Senin (6/4/2026).  [Suara.com/Yaumal]
Baca 10 detik
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sedang membahas kebijakan harga BBM non-subsidi bersama Pertamina dan pihak operator swasta.
  • Pembahasan dilakukan di Jakarta pada Senin, 6 April 2026, guna merumuskan penetapan harga yang tepat bagi masyarakat.
  • Pemerintah belum memutuskan kenaikan harga, sehingga seluruh harga BBM saat ini masih mengacu pada ketetapan Maret lalu.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral  Bahlil Lahadalia mengaku bahwa pihaknya masih melakukan pembahasan dengan Pertamina dan operator SPBU swasta terkait dengan harga BBM non-subsidi. 

Sebagaimana diketahui, pemerintah belum memutuskan harga BBM non-subsidi, meski saat ini harga minyak dunia terus mengalami kenaikan akibat perang yang terjadi di Timur Tengah. 

"Menyangkut dengan harga BBM non-subsidi, kita lagi melakukan pembahasan. Nah pembahasan ini sudah barang tentu melibatkan juga adalah badan swasta lainnya," kata Bahlil saat ditemui wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta pada Senin (6/4/2026). 

Bahlil menyebut, dalam pembahasan itu pemerintah dengan badan usaha swasta tengah mencari formula yang tepat," 

"Dan sampai dengan sekarang, kita lagi mengatur dan mencari formulasi yang baik dan bijaksana. Nah tunggu sampai selesai, saya akan kabari," ujarnya.

"Yang jelas bahwa pemerintah sangat memahami kondisi yang hari ini masyarakat, yang ada di tengah-tengah masyarakat," sambung lagi.

Ilustrasi Pertamax. [Ist]

Hingga saat ini, pemerintah pemerintah belum memutuskan untuk menaikkan harga BBM subsidi dan nonsubsidi.

Tercatat harga BBM non-subsidi  di SPBU Pertamina dan swasta masih menggunakan harga yang berlaku pada Maret lalu. 

Adapun harga produk BBM di SPBU Pertamina, yakni Pertalite dibanderol Rp 10.000 per liter, solar (gasoil) yaitu produk Biosolar dibanderol Rp 6.800 per liter. Kedua produk tersebut merupakan BBM bersubsidi. 

Baca Juga: Amankan BBM, Bahlil: RI Tak Pilih-Pilih Pasokan

Sementara itu, untuk BBM nonsubsidi seperti Pertamax dijual seharga Rp 12.300 per liter, Pertamax Green Rp 12.900 per liter, Pertamax Turbo Rp 13.100 per liter, Dexlite Rp 14.200 per liter, dan Pertamina Dex Rp 14.500 per liter.

Load More