- Menteri KKP memproyeksikan total produksi ikan nasional mencapai 10,57 juta ton selama periode April hingga Desember 2026 mendatang.
- Pemerintah memastikan ketersediaan stok ikan nasional di sejumlah kota besar tetap aman hingga kuartal kedua tahun 2026.
- Kinerja sektor kelautan menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan rata-rata 3,8 persen dan nilai ekspor tinggi sepanjang 2025.
Suara.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono memprediksi total produksi ikan nasional mencapai 10,57 juta ton hingga akhir 2026.
“Prognosa produksi ikan nasional untuk periode April hingga Desember 2026, kami memproyeksikan total produksi ikan nasional mencapai 10,57 juta ton. Angka ini terdiri dari kontribusi produksi ikan tangkap sebesar 5,42 juta ton, serta produksi ikan budidaya sebesar 5,15 juta ton,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam rapat kerja di Komisi IV DPR, Jakarta, Selasa (7/4).
Pemerintah juga memastikan ketersediaan ikan nasional periode April-Juni 2026 dalam kategori aman dengan memantau ketersediaan kota-kota besar seperti Jakarta, Banjarmasin, Medan, Bandar Lampung, dan Surabaya.
Trenggono menyatakan di tengah berbagai tantangan global sekalipun, kinerja sektor kelautan dan perikanan nasional tetap menunjukkan tren positif. Produksi sektor ini tercatat meningkat secara konsisten, dengan pertumbuhan rata-rata sekitar 3,8 persen sepanjang 2025.
“Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi, kinerja sektor kelautan dan perikanan nasional hingga saat ini tetap menunjukkan capaian produksi dan ekspor yang terjaga dengan baik. Di antaranya adalah produksi kelautan dan perikanan Indonesia secara konsisten terus mengalami kenaikan, dengan pertumbuhan rata-rata sekitar 3,8 persen pada tahun 2025,” ujar dia.
Berdasarkan data KKP, pada 2025, total produksi mencapai 26,25 juta ton, yang terdiri dari 11,65 juta ton rumput laut, 7,85 juta ton perikanan tangkap, dan 6,75 juta ton perikanan budidaya.
Dari sisi perdagangan, nilai ekspor produk perikanan Indonesia pada 2025 tercatat mencapai 6,27 miliar dolar Amerika Serikat (AS), tertinggi dalam lima tahun terakhir. Namun, hingga Februari 2026, nilai ekspor kelautan dan perikanan baru mencapai 950 juta dolar AS. Negara tujuan ekspor tertinggi yaitu AS, China, dan ASEAN dengan komoditas terbanyak udang, tongkol/tuna/cakalang, dan cumi/sotong/gurita.
Menghadapi dinamika geopolitik global dan tantangan perubahan iklim, pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga ketersediaan pangan, khususnya protein hewani dari sektor perikanan.
“KKP tetap berkomitmen penuh untuk memastikan bahwa kebutuhan dan ketersediaan protein hewani masyarakat, khususnya dari sektor perikanan, dapat terpenuhi dengan baik,” tegas Trenggono.
Baca Juga: Menteri KKP: Kades Bakal Bayar Denda Rp48 Miliar untuk Pagar Laut Tangerang
Berita Terkait
-
Dua Pekan Naik, Harga Ikan Asin Capai Rp60 Ribu per Kg
-
Menteri KKP Targetkan 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih di 2026
-
Wujud Swasembada Pangan, Menteri Trenggono Cek Kesiapan Kampung Nelayan Merah Putih di Bantul
-
Memanas! Menteri KKP Angkat Bicara Atas Tuduhan Menkeu Purbaya soal Proyek Kapal
-
Purbaya Akui Anggaran Pembuatan Kapal KKP Belum Dikucurkan
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Pertemuan di Rumah Presiden, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Jentelmen Mundur
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
8 Bank Resmi Merger, OJK Ungkap Alasannya
-
Ekonom Wanti-wanti Defisit APBN Bisa Lebihi 3% Jika Harga Minyak Dunia Tembus Segini
-
OKX Masuk Bisnis AI, Bidik Ekonomi Agen Otonom Bernilai Triliunan Dolar
-
70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah
-
Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit
-
INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade
-
Saham-saham IPO Rontok ke Zona Merah, Emiten Punya Raffi Ahmad Apa Kabar?
-
IHSG Berbalik ke Zona Hijau: Ini Saham-saham Paling Banyak Dibeli Investor
-
Beda Jauh LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah dengan 'Harta' yang Ditemukan Polisi
-
Trump Sebut Kesepakatan Gencatan Senjata Selesai, AS dan Iran Kembali Berperang