- IHSG terkoreksi 0,36 persen ke level 7.596 pada penutupan sesi pertama perdagangan akibat aksi ambil untung investor.
- Pasar domestik cenderung wait and see terhadap konflik Timur Tengah meskipun bursa regional Asia sedang bergerak menguat.
- IMF merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 menjadi 5 persen akibat dampak perlambatan ekonomi global.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai terkoreksi pada perdagangan hari ini, di mana penutupan sesi I turun 27 poin atau 0,36 persen ke level 7.596.
Mengutip riset Pliarmas Investindo Sekuritas, pelemahan IHSG terjadi saat bursa regional Asia justru bergerak menguat. Sentimen positif datang dari harapan dimulainya kembali negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, serta rilis data ekonomi Tiongkok yang lebih baik dari perkiraan.
Pasar saat ini menaruh perhatian pada potensi perpanjangan gencatan senjata antara AS dan Iran selama dua minggu guna membuka ruang pembicaraan damai. Meski demikian, situasi di Selat Hormuz masih menjadi sorotan karena jalur distribusi energi global itu masih berada dalam kondisi tidak sepenuhnya normal.
Prospek negosiasi damai tersebut turut mendorong penurunan harga minyak ke bawah 100 dolar AS per barel, sehingga membantu meredakan kekhawatiran inflasi global.
Dari China, data ekonomi juga memberikan sentimen positif. Pertumbuhan ekonomi Negeri Tirai Bambu tercatat sebesar 5 persen secara tahunan pada kuartal I-2026, meningkat dari 4,5 persen pada kuartal sebelumnya dan sedikit melampaui ekspektasi pasar. Secara kuartalan, ekonomi Tiongkok tumbuh 1,3 persen, sejalan dengan proyeksi.
Meski demikian, dari dalam negeri, pergerakan IHSG cenderung variatif. Pelaku pasar masih memilih sikap wait and see terhadap perkembangan konflik Timur Tengah, mengingat belum adanya jadwal resmi untuk putaran kedua negosiasi AS dan Iran.
Selain itu, aksi profit taking juga membayangi pasar setelah IHSG mencatat reli selama lima hari berturut-turut.
Sentimen lainnya datang dari proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia. International Monetary Fund (IMF) memperkirakan ekonomi Indonesia tumbuh 5 persen pada 2026, turun dari proyeksi sebelumnya 5,1 persen, sebelum kembali naik tipis menjadi 5,1 persen pada 2027.
Sementara secara global, IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi dunia melambat ke level 3,1 persen pada 2026 akibat dampak konflik Timur Tengah.
Baca Juga: Menilik Labirin Penarikan Dana Trading: Mengapa Transfer Internasional Tak Pernah Instan?
Trafik Perdagangan
Pada perdagangan Sesi I, sebanyak 24,18 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 10,74 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,64 juta kali.
Dalam perdagangan sesi I, sebanyak 344 saham bergerak naik, sedangkan 340 saham mengalami penurunan, dan 275 saham tidak mengalami pergerakan.
Pada sesi pertama hari ini, saham-saham yang mencatatkan penguatan terbesar antara lain DEFI, KRYA, WBSA, SMDM, dan EMDE.
Sementara saham dengan penurunan terdalam di antaranya PSDN, SDMU, ROTI, ASPR, dan SMIL.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Ini Dedikasi Mantri BRI di Sumatera Utara: Menembus Batas Pelosok Demi UMKM Naik Kelas
-
Mengenal Apa Itu Museum Date, Kencan Elegan ala Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi
-
Spanyol Sudah di Final, Siapa Kini Favorit Juara Piala Dunia 2026?
-
5 Cara Memilih Bedak yang Tepat untuk Kulit Kombinasi, Makeup Tetap Segar dan Bebas Cakey
-
Lawan Isu 'Dalang Kerusuhan' Demo Agustus, PDIP Gugat Zulfan Lindan dan Total Politik ke PN Jaksel
-
Mengubah Hidup Keluarga, Misi Mulia Mantri BRI di Pelosok Sumatera Utara
-
IHSG Lanjutkan Tren Positif di Awal Perdagangan, RANS Masih Diburu
-
Siap-siap BBM Naik Lagi, Harga Minyak Dunia Telah Melonjak 4 Hari
-
Mensos Gus Ipul: Setiap Siswa Sekolah Rakyat Berharga
-
Gus Ipul Buka MPLS Perdana Sekolah Rakyat Permanen di Sragen