- Harga emas Antam per 17 April 2026 turun menjadi Rp2.868.000 per gram dan harga buyback menjadi Rp2.659.000.
- Penurunan harga emas Antam dipengaruhi oleh melemahnya harga emas dunia akibat penguatan dolar Amerika Serikat global.
- Sentimen pasar yang membaik terkait perkembangan geopolitik di Timur Tengah turut menekan daya tarik emas sebagai investasi.
Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Jumat, 17 April 2026 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.868.000 per gram.
Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu kembali anjlok Rp 20.000 dibandingkan Kamis, 16 April 2026.
Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.659.000 per gram.
Harga buyback itu ikut longsor Rp 15.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Kamis kemarin.
Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.3.
Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam setelah pajak pada hari ini:
- 0,5 gram: Rp1.487.710
- 1 gram: Rp2.875.170
- 2 gram: Rp5.690.190
- 3 gram: Rp8.510.223
- 5 gram: Rp14.150.288
- 10 gram: Rp28.245.438
- 25 gram: Rp70.487.780
- 50 gram: Rp140.896.363
- 100 gram: Rp281.714.530
- 250 gram: Rp704.020.663
- 500 gram: Rp1.407.830.800
- 1000 gram: Rp2.815.621.500
Harga Emas Dunia
Harga emas dunia bergerak melemah pada perdagangan Kamis waktu setempat, seiring penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan meredanya sentimen kekhawatiran di pasar global.
Mengutip Investing.com, harga emas spot (XAU/USD) tercatat sedikit menguat ke level 4.792 dolar AS per ons. Namun, emas berjangka justru turun 0,2 persen menjadi 4.813 dolar AS per ons.
Baca Juga: Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya
Tekanan terhadap emas dipicu kombinasi penguatan dolar AS dan membaiknya sentimen pasar saham, yang mengurangi daya tarik logam kuning sebagai aset lindung nilai (safe haven).
Optimisme pasar turut didorong perkembangan geopolitik, setelah Presiden AS Donald Trump menyebut peluang tercapainya kesepakatan dengan Iran semakin besar.
Trump juga mengumumkan bahwa Israel dan Lebanon telah menyepakati gencatan senjata selama 10 hari, serta membuka peluang pembicaraan lanjutan antara AS dan Iran dalam waktu dekat.
"Pasar saham bagus, harga minyak turun, dan tampaknya sangat baik bahwa kita akan mencapai kesepakatan dengan Iran, dan itu akan menjadi kesepakatan yang baik, itu akan menjadi kesepakatan tanpa senjata nuklir," kata Trump.
Meski demikian, ketegangan di Timur Tengah belum sepenuhnya mereda. Blokade angkatan laut AS terhadap Iran masih berlangsung dan memicu peringatan dari pihak militer Iran.
Secara historis, emas biasanya menguat saat terjadi ketidakpastian geopolitik. Namun, dalam konflik Iran terbaru, harga emas justru sempat tertekan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan