Bisnis / Makro
Jum'at, 17 April 2026 | 10:58 WIB
Ilustrasi telur ayam yang dijual di pasar. (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)
Baca 10 detik
  • Panel Harga Pangan Bank Indonesia mencatat pergerakan beragam harga komoditas nasional pada tanggal 17 April 2026.
  • Lonjakan harga signifikan terjadi pada komoditas cabai, bawang merah, cabai rawit hijau, serta gula pasir premium.
  • Harga minyak goreng curah, daging ayam ras, dan daging sapi kualitas satu mengalami penurunan di pasar.

Suara.com - Pergerakan harga pangan nasional pada 17 April 2026 menunjukkan tren yang beragam di sejumlah komoditas utama. Data Panel Harga Pangan Bank Indonesia mencatat kenaikan terjadi pada komoditas cabai, telur, hingga bawang, sementara beberapa komoditas lain seperti minyak goreng curah justru mengalami penurunan.

Beras sebagai komoditas utama tercatat relatif stabil meski ada kenaikan tipis di beberapa jenis. Beras kualitas bawah I berada di level Rp14.900 per kg atau naik 2,76 persen, sedangkan beras kualitas bawah II tercatat Rp14.750 per kg atau naik 1,37 persen.

Untuk beras kualitas menengah, harga juga mengalami kenaikan terbatas. Beras kualitas medium I tercatat Rp15.950 per kg dengan kenaikan 0,64 persen, sementara medium II naik 0,94 persen menjadi Rp16.050 per kg.

Adapun beras kualitas premium atau super I berada di harga Rp17.100 per kg atau naik 1,16 persen. Sementara itu, beras kualitas super II justru turun tipis 0,59 persen ke level Rp16.950 per kg.

Kenaikan cukup tinggi terjadi pada komoditas bawang. Bawang merah ukuran sedang melonjak 6,44 persen menjadi Rp50.400 per kg. Bawang putih ukuran sedang juga naik 2,36 persen ke posisi Rp41.150 per kg.

Di kelompok cabai, lonjakan harga terlihat signifikan. Cabai rawit merah menjadi yang tertinggi dengan kenaikan 17,27 persen ke level Rp68.750 per kg. Cabai merah besar naik 5,33 persen menjadi Rp43.550 per kg, sementara cabai rawit hijau melonjak 27,11 persen ke Rp38.600 per kg.

Ilustrasi cabai merah keriting. [Suara.com/Eko Faizin]

Sementara itu, cabai merah keriting justru mengalami penurunan harga sebesar 9,76 persen menjadi Rp41.150 per kg. Penurunan ini menjadi salah satu yang terdalam di kelompok hortikultura pada periode tersebut.

Untuk komoditas protein, harga daging ayam ras segar turun 10,24 persen menjadi Rp37.250 per kg. Daging sapi kualitas I juga turun 1,9 persen ke level Rp144.850 per kg, sedangkan kualitas II naik 0,5 persen menjadi Rp140.650 per kg.

Di sisi lain, harga telur ayam ras segar justru mengalami kenaikan 3,23 persen menjadi Rp33.600 per kg. Kenaikan ini menambah tekanan pada kelompok pangan hewani di tingkat konsumen.

Baca Juga: Harga Pangan Hari Ini Naik Tajam, Cabai Tembus Rp101 Ribu, Telur dan Beras Ikut Merangkak

Komoditas gula dan minyak goreng menunjukkan tren yang berbeda. Gula pasir premium naik 9,33 persen menjadi Rp21.950 per kg, sementara gula pasir lokal tercatat stabil di Rp19.100 per kg.

Adapun minyak goreng curah mengalami penurunan sebesar 3,23 persen menjadi Rp19.450 per kg. Sementara minyak goreng kemasan bermerek I dan II relatif stabil masing-masing di Rp23.250 per kg dan Rp22.400 per kg.

Load More