Bisnis / Makro
Selasa, 31 Maret 2026 | 11:14 WIB
Pedagang menata barang dagangannya di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Harga komoditas hortikultura seperti cabai dan daging ayam turun signifikan di pasar nasional per 31 Maret 2026.
  • Harga beras terpantau relatif stabil pada akhir Maret 2026, menunjukkan pasokan komoditas tersebut terjaga baik.
  • Beberapa komoditas seperti gula pasir dan minyak goreng curah justru mengalami kenaikan harga tipis di pasar.

Suara.com - Harga sejumlah komoditas pangan nasional terpantau bergerak variatif pada 31 Maret 2026 setelah berakhirnya masa libur lebaran. Penurunan harga terjadi pada komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang, sementara harga daging sapi masih bertahan tinggi di pasar tradisional.

Berdasarkan data Panel Harga Pangan Nasional Bank Indonesia, harga cabai rawit merah tercatat sebesar Rp85.750 per kilogram atau turun 9,02 persen. Penurunan juga terjadi pada cabai merah keriting yang berada di level Rp47.500 per kilogram, turun 16,67 persen.

Sementara itu, cabai merah besar ikut mengalami koreksi harga menjadi Rp48.800 per kilogram atau turun 13,17 persen. Tren penurunan ini mengindikasikan mulai membaiknya pasokan cabai di sejumlah daerah.

Di sisi lain, harga bawang juga terpantau menurun. Bawang putih ukuran sedang berada di harga Rp40.450 per kilogram atau turun 0,62 persen. Sedangkan bawang merah ukuran sedang tercatat Rp47.200 per kilogram meski masih mengalami kenaikan 5,24 persen dibanding hari sebelumnya.

Untuk komoditas beras, harga cenderung stabil. Beras kualitas bawah I dan II masing-masing berada di level Rp14.500 per kilogram. Sementara beras kualitas medium I dan II dijual di kisaran Rp16.000 dan Rp15.850 per kilogram.

Adapun beras kualitas premium atau super I tercatat Rp17.250 per kilogram dan super II di Rp16.800 per kilogram. Pergerakan harga beras yang relatif stabil menunjukkan kondisi pasokan yang masih terjaga.

Aktivitas jual beli daging sapi di Pasar. (SuaraJogja.id/HO-Pemkot Yogyakarta)

Di sektor protein hewani, harga daging sapi masih tergolong tinggi. Daging sapi kualitas I berada di level Rp148.450 per kilogram, sementara kualitas II di Rp140.200 per kilogram. Meski demikian, keduanya tercatat mengalami penurunan tipis masing-masing 1,53 persen dan 1,44 persen.

Harga daging ayam ras segar juga mengalami penurunan menjadi Rp42.850 per kilogram atau turun 0,7 persen. Sementara itu, telur ayam ras segar tercatat Rp33.400 per kilogram atau turun 0,74 persen.

Untuk komoditas gula, gula pasir premium berada di harga Rp20.100 per kilogram atau naik 0,5 persen. Gula pasir lokal juga mengalami kenaikan tipis menjadi Rp18.900 per kilogram.

Baca Juga: Daftar Harga Pangan yang Naik Pasca lebaran, Bawang Melonjak Tajam!

Sementara itu, harga minyak goreng menunjukkan tren beragam. Minyak goreng curah berada di level Rp19.850 per kilogram atau naik 1,02 persen. Minyak goreng kemasan bermerek I tercatat Rp23.000 per kilogram, sedangkan bermerek II di Rp22.000 per kilogram.

Secara keseluruhan, pergerakan harga pangan pada akhir Maret 2026 didominasi penurunan pada komoditas hortikultura dan protein, sementara beberapa komoditas pokok seperti gula dan minyak goreng mengalami kenaikan tipis. Kondisi ini mencerminkan dinamika pasokan dan permintaan di pasar tradisional yang masih fluktuatif.

Load More