- Nilai tukar rupiah melemah ke angka Rp17.246 per dolar AS pada perdagangan Selasa, 28 April 2026 pagi.
- Pelemahan terjadi akibat sentimen pasar global serta ketidakpastian kondisi perdamaian di wilayah Timur Tengah saat ini.
- Dolar AS kembali menguat menjadi aset investasi aman sehingga menekan mata uang rupiah dan beberapa mata uang Asia.
Suara.com - Pembukaan rupiah pada pagi hari ini Selasa 28 April 2026 berbalik melemah pada Dolar Amerika Serikat (AS).
Pelemahan ini dipengaruhi oleh sentimen dalam negeri hingga luar negeri. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka Rp17.246 per dolar AS.
Alhasil, rupiah melemah 0,20 persen dari perdagangan Senin (27/4/2026) di level Rp17.211. Sedangkan, kurs Jisdor BI menunjukkan mata uang garuda berada di level Rp17.227.
Sementara itu, mata uang Asia lainnya juga melemah. Salah satunya, Baht Thailand mencatat pelemahan terdalam yakni 0,31 persen. Diikuti dolar Taiwan melemah 0,14 persen.
Disusul peso Filipina melemah 0,12 persen, yen Jepang melemah 0,07 persen, dolar Singapura melemah 0,05 persen, dan yuan China yang melemah 0,04 persen.
Sedangkan mata uang Asia lainnya menguat terhadap dolar AS pagi ini. Ringgit Malaysia menguat 0,04 persen, won Korea menguat 0,02 persen dan dolar Hong Kong yang menguat 0,02 persen.
Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 98,56, naik dari sehari sebelumnya yang ada di 98,49.
Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan penguatan rupiah dikarenakan dolar AS yang kembali naik.
Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS di tengah sentimen yang berbalik risk off dari ketidakpastian perdamaian di Timur Tengah," katanya saat dihubungi Suara.com.
Baca Juga: Rupiah Perkasa Lawan Dolar AS ke Level Rp 17.211 per Dolar AS
Kata dia, apabila AS tidak menerima usulan perdamaian terbaru Iran akan mempengaruhi sentimen investor. Sehinggga dolar AS dijadikan investasi yang aman.
"Indeks dolar AS dan harga minyak mentah dunia terpantau kembali naik. Range rupiah 17150-17300," tandasnya.
Berita Terkait
-
Rupiah Menguat ke Rp17.135 per Dolar AS Hari Ini, Dipicu Pelemahan Dolar dan Harga Minyak Turun
-
Harga LPG dan BBM Nonsubsidi Naik dan Porsi Makan Kita yang Kian Mungil
-
Rupiah Semu di Level Rp17.168
-
Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.172 per Dolar AS, Ini Penyebabnya
-
Di Tengah Rupiah Melemah, Prodia Justru Gas Bisnis Stem Cell
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
-
9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan
-
Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI
-
Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah
-
Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan
-
Hari Anak Nasional: Langkah Kecil ATFAC yang Mengubah Masa Depan Anak-anak Kurang Beruntung