- IHSG melemah 2,03 persen ke level 6.956,80 pada perdagangan Kamis, 30 April 2026 akibat sentimen negatif pasar global.
- Lonjakan harga minyak dunia memicu kekhawatiran inflasi serta potensi pelebaran defisit APBN bagi perekonomian domestik Indonesia saat ini.
- Seluruh indeks sektoral mengalami penurunan dengan tekanan besar dari ketidakpastian geopolitik antara Amerika Serikat dan negara Iran.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terjatuh hingga level psikologis pada perdagangan, Kamis (30/4/2026). Pelemahan ini imbas pasar merasa khawatir terhadap lonjakan harga minyak global dan dampaknya terhadap inflasi.
Mengutip riset Phintraco Sekuritas, IHSG turun 2,03 persen ke level 6.956,80. Bahkan, indeks sempat menyentuh level terendah harian di 6.876 sebelum akhirnya sedikit rebound di penutupan.
Secara sektoral, seluruh indeks sektoral berada di zona merah, dengan sektor industri mencatatkan pelemahan terdalam hingga 2,95 persen.
Phintraco Sekuritas menjelaskan, tekanan terhadap IHSG dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian global, khususnya terkait negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran.
Ancaman Presiden Donald Trump yang tidak akan membuka blokade di Selat Hormuz jika Iran tidak memenuhi persyaratan, turut mendorong kenaikan harga minyak dunia.
Lonjakan harga minyak yang berlangsung lebih lama dari perkiraan dinilai meningkatkan kekhawatiran inflasi global, sekaligus berpotensi memperlebar defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.
Di sisi lain, tekanan eksternal juga tercermin pada pergerakan nilai tukar. Rupiah ditutup melemah 0,12 persen ke level Rp17.346 per dolar AS di pasar spot.
Dengan berbagai sentimen tersebut, pergerakan IHSG dalam waktu dekat masih berpotensi dibayangi tekanan, seiring meningkatnya ketidakpastian global dan domestik.
Trafik Perdagangan
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Terus Melonjak, Besok Harga Pertamax Naik?
Pada perdagangan hari ini, sebanyak 46,35 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 21,85 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,63 juta kali.
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 146 saham bergerak naik, sedangkan 600 saham mengalami penurunan, dan 213 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada hari ini diantaranya, HERO, ADHI, SDMU, INDS, SONA, ASPR, ICON, EURO.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, BOBA, KONI, MAIN, MEGA, BLUE, LUCK, LAPD, CITA.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga