- Riset SleekFlow pada Mei 2026 menunjukkan konsumen Indonesia lebih mengutamakan respons cepat dan transparansi informasi dibandingkan harga saat berbelanja.
- Sebanyak 81 persen konsumen Indonesia menggunakan WhatsApp dan menuntut balasan bisnis dalam durasi kurang dari lima menit saat berinteraksi.
- Bisnis kini mengadopsi model layanan hybrid yang menggabungkan kecerdasan buatan serta dukungan manusia guna meningkatkan kualitas interaksi pelanggan.
Suara.com - Konsumen Indonesia kini tidak lagi hanya mempertimbangkan harga dalam berbelanja secara digital. Kecepatan respons dan transparansi informasi mulai menjadi faktor utama yang menentukan loyalitas pelanggan terhadap sebuah bisnis.
Mengutip riset SleekFlow, Minggu (24/5/2026), menunjukkan konsumen Indonesia semakin kritis dan selektif dalam proses pembelian online.
Dalam riset tersebut, sebanyak 87,7 persen responden tercatat berbelanja melalui online marketplace.
Namun, konsumen kini juga mengharapkan bisnis menyediakan komunikasi yang relevan, informasi yang transparan, serta respons cepat di berbagai kanal percakapan digital.
Temuan ini menandakan loyalitas pelanggan tak lagi hanya dipengaruhi harga atau promosi, tetapi semakin ditentukan oleh seberapa responsif dan mudah diakses sebuah bisnis selama proses pembelian berlangsung.
Selain itu, perilaku konsumen digital di Indonesia juga semakin mengarah pada pola 'chat-first' dalam berbelanja. Sebanyak 81 persen responden memilih WhatsApp sebagai kanal komunikasi utama saat berinteraksi dengan bisnis.
Riset juga menemukan bahwa 46 persen konsumen akan kehilangan minat jika tidak mendapatkan balasan dalam waktu lima menit. Bahkan, 72 persen responden tidak bersedia menunggu lebih lama setelah melewati batas waktu tersebut.
Kondisi tersebut membuat responsivitas kini bukan lagi sekadar indikator layanan pelanggan, melainkan bagian penting dari strategi operasional bisnis untuk menjaga peluang konversi dan pertumbuhan usaha.
Seiring meningkatnya ekspektasi pelanggan terhadap layanan real-time, bisnis mulai menghadapi tantangan menjaga responsivitas secara konsisten di berbagai kanal komunikasi, termasuk di luar jam operasional.
Baca Juga: Belanja Negara Melonjak Rp 1.082 T April 2026, Purbaya Bantah Ekonomi Tumbuh karena Dana Pemerintah
SleekFlow menilai perubahan ini mendorong munculnya model customer engagement hybrid yang menggabungkan otomasi kecerdasan buatan (AI) dan dukungan agen manusia.
Meski penggunaan AI semakin berkembang, riset menunjukkan pelanggan masih menginginkan sentuhan manusia dalam interaksi tertentu.
Sebanyak 73 persen konsumen Asia Tenggara masih memilih interaksi manusia untuk kasus yang kompleks, sementara 71 persen menganggap peran sales tetap penting dalam keputusan pembelian produk bernilai tinggi atau kompleks.
Di sisi lain, sekitar 22 persen responden mulai terbuka terhadap model layanan hybrid yang menggabungkan AI dan manusia.
SleekFlow juga mulai memperluas fokus pengembangan teknologinya dari sekadar messaging dan automation menuju kemampuan menganalisis perilaku pelanggan melalui data percakapan.
Dalam waktu dekat, perusahaan akan menghadirkan fitur CX Intelligence untuk membantu bisnis menganalisis keluhan pelanggan, tren permintaan produk, pola sentimen pelanggan, hingga Customer Satisfaction Scores (CSAT).
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026
-
IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang
-
Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026
-
Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta
-
Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit
-
Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat
-
Asing Masih Genjar Jual Saham, IHSG Menguat Tipis Pekan Ini
-
Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia
-
Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru
-
128 Juta Penumpang Transportasi Pilih Kereta dalam Tiga Bulan