- Netizen membongkar dugaan bisnis ilegal milik WN Israel di Bali yang beroperasi menggunakan identitas palsu sejak Mei 2026.
- Praktik tersebut melanggar regulasi imigrasi dan hukum pendirian bisnis bagi WNA yang mewajibkan pendirian badan hukum PT PMA resmi.
- Pelanggaran izin tinggal dan operasional bisnis ilegal dapat dikenai sanksi pidana penjara, denda besar, hingga pendeportasian dari wilayah Indonesia.
Suara.com - Publik belakangan ini digegerkan oleh mencuatnya kabar mengenai keberadaan sejumlah unit usaha yang diduga berhubungan dengan Warga Negara Asing (WNA) asal Israel di Bali. Isu ini kemudian viral, terutama terkait dengan keabsahan izin tinggal dan legalitas operasional bisnis komersial yang mereka jalankan di Pulau Dewata.
Kontroversi ini pertama kali meledak di platform media sosial Threads setelah pemilik akun @aelexav pada 28 Mei 2026 mengungkapkan fakta di balik operasional sebuah restoran bernama Sababa.
Dalam unggahannya tersebut, akun @aelexav juga membubuhkan bukti tangkapan layar percakapan antara pihak manajemen restoran dengan salah satu pelanggannya.
Awalnya, pihak restoran bersikeras mengaku sebagai penyedia kuliner khas Timur Tengah, namun pelanggan tersebut mencium adanya sejumlah kejanggalan yang tidak masuk akal.
Pelanggan tersebut menuliskan pesan kritis kepada pihak restoran: "Aku merasa kamu berbohong. Restoran Lebanese seperti apa yang dimiliki oleh seseorang asal Perancis dan menyajikan roti challah? Aku nerasa kalian menyembunyikan identitas bahkan kalian dikelola oleh orang Israel atau zionis. Orang Arab akan selalu mengaku i amakannya secarabangga. Aku juga melihat kalian melabeli beberapa makanan seperti makanan Maroko dan Persia tetapi kalian tidak melabeli menu musakhan sebagai makanan Palestina,".
Kecurigaan netizen semakin diperkuat oleh arti nama restoran itu sendiri. Dalam bahasa Hebrew yang digunakan di Israel, kata 'Sababa' atau Savava memiliki arti keren, bagus, hingga mengagumkan.
Berdasarkan penelusuran digital, ditemukan pula akun LinkedIn dari sang pemilik Sababa yang bernama Eugenie Taboulet Falcoz. Di dalam profilnya, Falcoz menuliskan sosoknya sebagai co-owner Sababa yang 'menyajikan makanan Israel pada suasana ala Timur Tengah'.
Bisnis dan Travel Agency Diduga Fasilitasi WN Israel
Utas viral tersebut bak bola salju yang memicu netizen lain untuk ikut membongkar daftar restoran-restoran di Bali yang diduga kuat dimiliki oleh pendatang asal Israel.
Baca Juga: Donald Trump Beberkan Alasan Maki Benjamin Netanyahu Orang Gila
Akun X dengan nama @joey_ardiva pada tanggal yang sama, yakni 28 Mei 2026, membeberkan beberapa nama tempat makan di Bali yang ditengarai milik warga Israel berdasarkan menu sajian maupun identitas pemiliknya. Beberapa tempat yang disebut antara lain We Love Falafel, Sababa, hingga Paradisocafe.
Tidak berhenti di sektor kuliner, akun @joey_ardiva juga membongkar adanya dugaan agensi perjalanan wisata khusus yang memfasilitasi kedatangan warga Israel ke Bali secara masif. Akun tersebut membagikan tautan yang mengarah pada akun Instagram the.bali.dream.
"Travel agency israeli: https://instagram.com/the.bali.dream" tulis akun tersebut.
Akun @joey_ardiva kemudian menambahkan: "Pantes aja rame zionist berkeliaran di Bali, oh ternyata dibantu sama sesama zionist buat menetap sama berbisnis illegal disini,".
Aturan Imigrasi RI Terhadap Warga Negara Israel
Regulasi keimigrasian Indonesia sebenarnya mencantumkan aturan yang sangat ketat bagi perlintasan warga negara dari negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik resmi.
Berita Terkait
-
Demi Jalan-Jalan Lepas Penat, Ibu di Bantul Tega Lakban Mulut dan Kaki Balitanya di Kontrakan
-
7 Meme Dadan BGN Viral Jadi Parodi: Dapat Hukuman Netizen, Trending Lama di X
-
Gencatan Senjata, Menhan Katz: Pasukan Israel Tetap di Lebanon
-
Tegas! Perang AS-Israel vs Iran Akan Selesai Jika Militer Israel Angkat Kaki dari Lebanon
-
Rupiah Anjlok Tembus Rp18 Ribu per Dolar, Dokter Tirta Bereaksi Sarkas: Jaya Jaya Jaya!
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Gubernur URI Ungkap Alasan Prabowo Bentuk Universitas Republik Indonesia
-
Gabung Persija, Nadeo Argawinata Siap Buktikan Diri di Hadapan Jakmania
-
Purbaya Diancam Pengusaha Lokal Jika Tak Tertibkan Perusahaan Baja China
-
Pengamat Bongkar Benturan Kepentingan di Balik Isu 'Wanita Lain' Febrie Adriansyah
-
Bocoran Produk Baru Kia yang Siap Diboyong ke GIIAS 2026 dari Mobil Bensin Sampai Mobil Listrik
-
Serum Bakuchiol untuk Apa? Ini 4 Rekomendasinya agar Wajah Awet Muda dan Glowing
-
Anggota Kodam Cenderawasih Tewas Dikeroyok di Tangerang, 7 Orang Jadi Tersangka
-
Jepang Diserang Gelombang Panas Ekstrem, Banyak Warga Dilarikan ke RS
-
Sunscreen Tak Cocok di Wajah? Jangan Dibuang, Ini Cara Memanfaatkannya dengan Aman
-
#AksiAsri Operasi Semut: Langkah Kecil Menggerakkan Indonesia Asri