Suara.com - Perum Bulog bergerak cepat merespons masukan masyarakat terkait adanya kemunculan hama di sekitar kawasan Pergudangan Bulog Karawang. Sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas pengelolaan gudang dan menciptakan lingkungan yang aman serta nyaman bagi masyarakat, Direktur Operasi Perum Bulog, Andi Afdal, turun langsung meninjau kondisi di lapangan pada Minggu (05/06) sekaligus memastikan langkah penanganan dilakukan secara cepat dan menyeluruh.
Dalam peninjauan tersebut, Andi Afdal berdialog dengan masyarakat sekitar, perangkat desa, serta jajaran Bulog di wilayah kerja Karawang guna memperoleh informasi secara langsung mengenai kondisi yang terjadi. Kunjungan ini sekaligus menjadi bagian dari evaluasi terhadap pelaksanaan pengelolaan gudang dan efektivitas sistem pengendalian hama yang selama ini diterapkan.
Direktur Operasi Perum Bulog, Andi Afdal, menegaskan bahwa setiap masukan dari masyarakat merupakan perhatian serius bagi perusahaan dan akan ditindaklanjuti secara cepat sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.
“Kami mengapresiasi perhatian dan masukan dari masyarakat. Bulog berkomitmen memberikan respons cepat terhadap setiap permasalahan yang muncul di lapangan. Kehadiran kami di Karawang adalah untuk memastikan langkah penanganan berjalan dengan baik, sekaligus memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak agar kondisi ini dapat segera ditangani secara optimal,” ujar Andi Afdal.
Sebagai tindak lanjut, Bulog segera melakukan langkah-langkah penanganan melalui peningkatan pengendalian hama di kawasan pergudangan, termasuk pelaksanaan spraying dan fogging yang dikoordinasikan bersama masyarakat dan pihak-pihak terkait. Langkah tersebut dilakukan sesuai prosedur operasional dengan memperhatikan aspek keselamatan, kesehatan, dan keamanan lingkungan.
Selain itu, Bulog juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi fasilitas pergudangan, kebersihan lingkungan, sistem sanitasi, serta efektivitas pelaksanaan Pengendalian Hama Gudang Terpadu (PHGT) yang selama ini menjadi bagian dari standar operasional perusahaan dalam menjaga kualitas komoditas pangan yang disimpan.
Andi Afdal menambahkan bahwa pengendalian hama merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan di seluruh jaringan pergudangan Bulog. Namun demikian, perusahaan akan terus meningkatkan frekuensi monitoring dan langkah-langkah preventif agar potensi gangguan serupa dapat diminimalkan.
“Kami tidak hanya fokus pada penyelesaian jangka pendek, tetapi juga melakukan evaluasi menyeluruh agar pengelolaan gudang semakin baik. Bulog berkomitmen menjaga kualitas Cadangan Pangan Pemerintah sekaligus memastikan keberadaan gudang memberikan manfaat dan tidak menimbulkan dampak bagi masyarakat sekitar,” tambah Andi Afdal.
Ke depan, Bulog akan terus memperkuat pemeliharaan fasilitas pergudangan, meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat setempat, dan masyarakat, serta memastikan seluruh operasional pergudangan dilaksanakan sesuai standar tata kelola yang baik.
Baca Juga: Kunjungan Prabowo dan PM India Narendra Modi, Operasional Candi Prambanan Disesuaikan
Respons cepat ini merupakan wujud komitmen Perum BULOG dalam mengedepankan pelayanan yang responsif, transparan, dan akuntabel, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah. ***
Berita Terkait
-
Kunjungan Prabowo dan PM India Narendra Modi, Operasional Candi Prambanan Disesuaikan
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang
-
Bulog Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke
-
BULOG Tindak Lanjuti Laporan Warga di Karawang, Perkuat Pengendalian Hama Gudang
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
Terkini
-
UU P2SK Dinilai Mampu Perkuat Daya Saing dan Kedaulatan Industri Kripto Nasional
-
Investor Asing Masih Jual Saham Rp365 Miliar di Sesi I, Tapi BBCA Tetap Diserok
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
Usai IPO, Saham JELI Langsung ARA
-
BI Tak Agresif Stabilkan Rupiah, Cadangan Devisa Naik Hingga Akhir Juni Jadi Rp2.606 T
-
Jangan Terburu-buru Beli BBCA, Analis Wanti-wanti Taking Profit
-
Produksi Listrik PLN Nusantara Power Capai 66.919 GWh pada 2025
-
Resmi IPO, Saham JECX Langsung Terbang 24,8%
-
Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.990
-
Bisa Borong, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.655.000/Gram