- Harga emas batangan Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian mencatatkan penurunan pada Kamis, 9 Juli 2026.
- Koreksi harga emas domestik dipengaruhi oleh volatilitas tinggi serta penurunan performa emas di pasar internasional.
- Laporan Invesco menyebutkan kuartal kedua tahun ini menjadi periode kinerja emas terburuk dalam 12 tahun terakhir.
Untuk varian berat teratas, pecahan 100 gram dibanderol Rp255.789.000, pecahan 250 gram senilai Rp639.284.000, serta ukuran 500 gram yang menyentuh angka Rp1.277.066.000.
Koreksi Kuartalan Terburuk dalam Belasan Tahun
Penurunan harga di tingkat ritel domestik ini sejalan dengan volatilitas tinggi yang melanda pasar emas internasional.
Berdasarkan laporan kuartalan terbaru dari lembaga manajemen aset Invesco, kuartal kedua (Q2) tahun ini menjadi periode kinerja terburuk bagi komoditas emas dalam 12 tahun terakhir akibat lonjakan harga energi global yang mengerek ekspektasi inflasi serta memicu potensi kenaikan suku bunga lanjutan.
Tim riset Invesco yang dipimpin oleh Sam Whitehead, Benjamin Jones, dan David Scales mencatat bahwa harga emas dunia sempat merosot hingga 14,1 persen pada kuartal kedua, yang mengikis seluruh keuntungan yang sempat dibukukan pada kuartal pertama.
Bahkan, pada akhir Juni lalu, harga emas global sempat menyentuh di bawah level psikologis USD 4.000 per troy ons untuk pertama kalinya sejak November 2025 sebelum akhirnya ditutup sedikit membaik di level USD 4.008 per troy ons pada akhir kuartal.
Meskipun koreksi tajam ini dinilai wajar dan sehat bagi pasar yang sudah reli panjang—di mana investasi emas sebenarnya masih mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 21.3 persen dalam basis tahunan (year-on-year)—Invesco mengingatkan adanya risiko penurunan lanjutan.
Beberapa bulan ke depan diproyeksikan menjadi fase krusial bagi pergerakan emas, terutama dalam melihat bagaimana Bank Sentral AS (The Fed) merespons laju inflasi dan menguatnya nilai tukar dolar AS.
Suku bunga yang tinggi serta penguatan mata uang dolar umumnya menjadi sentimen negatif bagi emas karena meningkatkan biaya peluang (opportunity cost) memegang aset tanpa imbal hasil.
Baca Juga: Daftar Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini, 5 Juli 2026
Berita Terkait
-
Fantastis! Segini Harga 74 Kilogram Emas Batangan Hasil Sitaan Kasus Korupsi di Sentul
-
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Siapa yang Pantas Dapat Sepatu Emas?
-
Usai Geledah Cafe di Cipete, Polisi Boyong 74 Kg Emas dari Sentul
-
Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul
-
Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
Terkini
-
Resmi Melantai di BEI, Emiten PRDL Incar Dana Rp62,75 Miliar
-
Cisem II Tak Hanya untuk Industri, Pertagas Pastikan Gas Bumi Juga Mengalir ke Rumah Tangga
-
Nilai Komisi Ojol 8 Persen Belum Sejahterakan Driver, CELIOS: Aplikator Berpotensi Pangkas Insentif
-
Plastik Murah China Kepung RI, Industri Petrokimia Terancam Tumbang
-
Kolaborasi Pendidikan Hukum Nasional Diyakini Perkuat Kepastian Investasi di Indonesia
-
Rupiah Paling Lemah di Asia Lawan Dolar AS ke Level Rp18.058
-
Nasib LPG 3 Kg Mulai Terjawab, Pertagas Beberkan Kesiapan Proyek CNG
-
Bank Danamon Proyeksikan Simpanan Valas Naik hingga 60 Persen, Ini Pendorong Utamanya
-
Fantastis! Segini Harga 74 Kilogram Emas Batangan Hasil Sitaan Kasus Korupsi di Sentul
-
Harga Anjlok, Direksi AMMN Malah Serok Saham Rp17 Miliar, Ada Apa?