Bisnis / Keuangan
Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:09 WIB
Pekerja menyelesaikan pembuatan sepatu Flavio Boston di Cakung, Jakarta, Kamis (11/9/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Produk murah China masih menekan daya saing UMKM di pasar domestik.
  • Riset: jejaring lokal menjadi kunci ketahanan UMKM menghadapi impor murah.
  • Kementerian UMKM dorong produk Indonesia jadi tuan rumah di negeri sendiri

Menurutnya, menjaga hubungan langsung dengan pelanggan di luar platform digital menjadi strategi penting agar UMKM mampu bersaing secara sehat di tengah derasnya arus produk impor.

Seminar tersebut merupakan kolaborasi British Academy, University of the West of England, Magister Ilmu Komunikasi UPH, dan Kementerian UMKM.

Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, M. Riza Damanik, menyambut baik penelitian tersebut. Ia menilai kajian yang mengupas dampak sosial dan budaya dari perkembangan platform digital masih sangat terbatas.

"Penelitian ini perlu kita apresiasi karena sangat relevan dengan apa yang kita perlukan hari ini," ujar Riza.

Ia menjelaskan bahwa setelah pandemi Covid-19, partisipasi UMKM di platform digital meningkat pesat. Karena itu, pemerintah perlu memastikan ekosistem perdagangan tetap sehat sehingga pelaku usaha lokal mampu meningkatkan produktivitas.

"Agar pasar domestik sehat, perlu dibangun kebijakan yang baik untuk memastikan seluruh produk yang dihasilkan di Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri," tegasnya.

Senada, CEO SMESCO Indonesia Doddy A. Matondang mengatakan hasil penelitian tersebut menunjukkan UMKM Indonesia masih memiliki ketahanan tinggi meski menghadapi tekanan dari produk impor murah dan tingginya biaya layanan e-commerce.

Menurutnya, daya tahan tersebut menjadi modal penting bagi UMKM untuk terus berkembang, selama didukung kebijakan yang mampu menciptakan persaingan usaha yang sehat dan memberikan ruang lebih besar bagi produk lokal di pasar domestik.

Baca Juga: Ramai Isu Moratorium Alfamart dan Indomaret, Ini Penjelasan Resmi Menteri UMKM

Load More