Latar belakang keluarga Menpora Dito Ariotedjo jadi sorotan pasca heboh jumlah harta kekayaan menteri berusia 30 tahun tersebut bernilai cukup fantastis.
Dari data LHKPN, Menpora Dito memiliki harta sebesar Rp298,51 miliar. Sebagian besar harta itu didapat Dito dari pemberian orang tua.
Diakui oleh Dito, bahwa soal harta kekayaannya itu jadi heboh lantaran jumlahnya yang fantastis. Namun kata Dito, ia tak bisa memilih berasal dari keluarga mana.
"Ini menjadi ramai mungkin karena fantastis angkanya dan saya masih muda, namun kita kan tidak bisa milih lahir dari mana," kata Dito seperti dikutip dari Suara.com
Dito adalah anak ketiga dari pasangan Arie Prabowo Ariotedjo dengan Arti Laksmigati. Dito memiliku dua kakak, Aryo Prakoso Ariotedjo dan Mesty Ariotedjo.
Mesty kakak kedua Dito merupakan seorang dokter yang menjadi anggota termuda World Economic Forum 2014. Mesty lulusan SMAN 8 Jakarta dan kuliah di Universitas Indonesia (UI) Fakulutas Medis.
Sementara ayah Dito, Arie Prabowo dikenal sebagai pebisnis pertamabangan. Arie Prabowo pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Antam Tbk pada 2017. Jabatan tersebut diembannya setelah terpilih dalam Rapat umum Pemegang Saham (RUPS) untuk menggantikan Tedy Badrujaman.
Arie Prabowo juga pernah jabat Direktur Utama PT Bukit Asam. Sebelumnya, Arie menjadi Direktur Niaga PT Bukit Asam (Persero) Tbk dan Presiden Director PT Medco Energi Mining International.
Arie juga pernah menjabat sebagai Managing Director PT Medco Energi Mining International. Jabatan Managing Director PT Duta Tambang Rekayasa juga pernah diembannya.
Ayah Dito pada 7 Juni 2023 sempat dipanggil KPK sebagai saksi untuk kasus kasus korupsi PT Aneka Tambang (Antam) dan PT Loco Montrado pada 2017.
Yang menarik juga, Dito memiliki kakek dari ayah yang bukan sosok sembarangan. Kakek Dito adalah Sri Bima Ariotedjo.
Sri Bima pernah menjabat sebagai Danjen Sekolah Staf Komando AU (Seskau). Selain itu, kakek Dito ternyata pernah menjadi atasan Soeharto.
Pada 1973, Sri Bima menjabat Panglima Komando Wilayah Pertahanan III, dengan cakupan wilayah wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng), Kalimantan Selatan (Kalsel), dan Kalimantan Timur (Kaltim).
Sri Bima memiliki dua wakil saat itu, salah satunya ialah Mayor Jenderal TNI Soeharto dan Mayor Jenderal KKO Mochamad Joenoes.
Di era pemerintah Soeharto, Sri Bima sempat menjabat sebagai duta besar RI untuk Filipina.
Berita Terkait
-
Punya Harta Bernilai Fantastis karena Pemberian Orang Tua, Ayah Menpora Dito Ariotedjo Ternyata Prabowo
-
Aset Dito Ariotedjo yang Berasal dari Hadiah Capai Rp162 Miliar
-
Beri Hadiah Aset Senilai Miliaran Rupiah, Siapa Orang Tua Menpora Dito Ariotedjo?
-
Harta Kekayaannya Jadi Sorotan, Menpora Dito Ariotedjo: Kita Tidak Bisa Milih Lahir dari Mana
-
Mengintip Isi Garasi Menpora Dito Ariotedjo, Ada Mobil Hadiah yang Bikin KPK Kaget
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
CEK FAKTA: Tautan Daftar Mudik Gratis PLN 2026 Beredar, Asli atau Penipuan?
-
CEK FAKTA: BLT Desa 2026 Rp 300 Ribu per Bulan untuk Warga yang Belum Dapat Bantuan, Benarkah?
-
Jadwal Imsak dan Subuh Wilayah Jakarta dan Yogyakarta Hari Ini, Minggu 1 Maret 2026
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah