Suara.com - Belanda melaju ke 16 Besar dengan rekor tiga kemenangan, termasuk di antaranya mengalahkan juara bertahan Spanyol 5-1 di laga pembuka Grup B. Meski begitu, Mesiko selaku calon lawannya Minggu (29/6/2014) ini di perdelapan final, tidak merasa gentar.
Hal itu setidaknya diungkapkan pelatih Meksiko, Miguel Herrera. Sang pelatih bahkan menilai sepakbola kawasan Amerika Tengah dan Utara (CONCACAF) yang antara lain diwakili timnya, Kosta Rika dan juga Amerika Serikat (AS), terbukti bisa ikut bersaing. Ia pun siap membuktikan lagi ketangguhan mereka.
"CONCACAF telah berkembang. (Sepakbola) Zona kami tidak boleh lagi dipandang lemah," serunya, di tengah persiapan laga menghadapi Belanda.
"Kami siap bertarung habis-habisan dengan tim-tim dari konfederasi lain," sambungnya.
Dalam laga di Fortaleza ini, pelatih Belanda, Louis van Gaal, telah menyerukan untuk diberikannya kesempatan time out (istirahat sejenak) guna pendinginan, lantaran cuaca yang diperkirakan sangat panas. Herrera pun mengaku timnya bisa saja mengambil manfaat dengan kondisi cuaca itu.
"Panas dan kelembaban mempengaruhi kedua tim. Tapi kami bisa jadi akan lebih mampu beradaptasi karena kami bermain di kondisi yang sama di beberapa tempat di Meksiko," ujarnya.
"Namun kami juga punya pemain yang bermain di Eropa, jadi mereka juga mungkin akan kesulitan dengan kondisi ini," sambungnya.
"Yang jelas tim kami akan memberikan semua kemampuan terbaiknya, dan semoga saja kondisi cuaca memberi dampak positif bagi kami," tandas Herrera. [Soccerway]
Berita Terkait
-
Mengupas St Kitts and Nevis, Lawan Perdana Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
John Herdman Tolak Sejumlah Negara CONCACAF Demi Timnas Indonesia, Kenapa?
-
Dianggap Beban Negara! Stadion Legendaris Final Piala Dunia Terlilit Utang Rp34 Triliun
-
Kenapa Arab Saudi Bisa Ikut Piala Emas Concacaf 2025? Sinyal Bahaya untuk Timnas Indonesia
-
Biodata Ethan Kohler, Pemain Keturunan Indonesia Bawa Amerika Serikat Jadi Runner-up Piala Concacaf
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat