Suara.com - Dua pemain yang sebelumnya absen yaitu Ravi Murdianto dan Muchlis Hadi Ning Syaifulloh dipastikan turun saat Timnas Indonesia menghadapi Australia pada Piala Asia U-19 di Thuwunna Stadium, Yangon, Myanmar, Minggu (12/10/2014).
Berdasarkan data dari tim media PSSI, kedua pemain yang akan menjadi pemain inti, Ravi Murdinato akan mengawal gawang timnas yang sebelumnya diisi Rully Desrian dan Muchlis Hadi bakal menempati posisinya sebagai tukang gedor lini depan.
Kembalinya dua pemain ini dipastikan akan membawa perubahan permainan bagi anak asuh Indra Sjafri ini. Pada pertandingan sebelumnya saat keduanya absen harus mengakui keunggulan Uzbekistan dengan skor 1-3.
Untuk menahan serangan Australia, pelatih asal Sumatra Barat itu tetap mengandalkan empat pemain yaitu Putu Gede Juni Antara, Muhammad Fachu Rochman, Hansamu Yama, dan Muhammad Sahrul Kurniawan.
Barisan lini tengah sedikit ada perubahan. Paulo Sitanggang yang pada pertandingan sebelumnya menjadi pemain pengganti menjadi pemain inti. Pencetak gol saat melawan Uzbekistan ini akan menjadi otak penyerangan bersama sang kapten Evan Dimas dan Muhammad Hargianto.
Indra Sjafri tetap mengandalkan formasi 4-3-3. Untuk barisan depan diisi oleh Dinan Javier yang kembali menjadi starter, Muchlis Hadi Ning dan gelandang serang lincah, Ilham Udin Armaiyn.
Pertandingan melawan Australia ini merupakan penentuan bagi Timnas Garuda Jaya. Jika kalah maka upaya untuk lolos ke babak berikutnya serta melaju ke Piala Dunia U-20 di Selandia Baru akan tertutup. Hal ini terjadi karena pada pertandingan pertama mengalami kekalahan.
Jika menang, Evan Dimas dan kawan-kawan masih mempunyai peluang karena menyisakan satu pertandingan penyisihan di Grup B yaitu melawan Uni Emirat Arab di Wunna Theikdi Stadium, Nay Pyi Taw, Selasa (14/10). Untuk itu timnas dituntut main habis-habis demi kemenangan.
"Buat apa memikirkan yang sudah berlalu. Sekarang saatnya fakus pada pertandingan selanjutnya yaitu melawan Australia. Kita harus meraih hasil yang terbaik," kata kapten Timnas Indonesia U-19, Evan Dimas Darmono. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan