Suara.com - Pelatih tim nasional Serbia, Dick Advocaat, mengundurkan diri dari jabatannya setelah dikalahkan tamunya Denmark dengan skor 3-1 dalam laga kualifikasi Piala Eropa 2016 Jumat malam (14/11/2014).
Asosiasi sepak bola Serbia (FSS), pada Sabtu (15/11/2014), mengumumkan bahwa Advocaat mengundurkan diri setelah dikontrak pada Juli lalu.
"Kami berterima kasih pada Advocaat karena dia menunjukkan profesionalitas dan kami kecewa karena kerja sama dengan dia berakhir sangat cepat," kata FSS dalam pernyataan resminya.
Adapun Advocaat mengaku bahwa alasannya mundur karena tekanan yang dialaminya sangat besar.
"Tim ini memikul beban yang sangat berat dan saya belum pernah mengalami situasi sesukar ini sepanjang karier," ujar dia.
Kalah dari Denmark dalam laga yang tak disaksikan satu pun penonton membuat peluang Serbia lolos ke putaran final Piala Eropa 2014 menjadi terombang-ambing.
Serbia mengoleksi satu poin dari dua laga, setelah asosiasi sepak bola Eropa (UEFA) menjatuhkan hukuman akibat insiden dalam laga kontra Albania bulan lalu.
Insiden drone pecah dalam laga kontra Albania setelah salah satu penonton sengaja menerbangkan pesawat tanpa awak, yang membawa bendera Albania, ke tengah stadion. Insiden itu memicu kemarahan penonton Serbia yang masuk ke tengah lapangan dan menyerang pemain Albania. Laga dihentikan di tengah jalan.
Akibat insiden itu Serbia dihadiahi skor 3-0 karena Albania dihitung walk over atau ingkar dari laga. Hanya saja UEFA juga memotong tiga poin Serbia karena insiden itu dan kini hukuman itu sedang dibanding oleh FSS.
Selain pemotongan tiga poin, Serbia juga dijatuhi hukuman bermain tanpa penonton di dua laga. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka
-
Tak Lazim, Spanyol Bakal Bawa 4 Kiper ke Piala Dunia 2026?
-
Kekuatan 3 Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026