Suara.com - Pelatih kepala tim nasional (timnas) Indonesia, Alfred Riedl, meminta para pemainnya untuk berusaha lebih cermat dan mengurangi kesalahan individual, saat tampil di pertandingan Piala AFF yang akan dimulai Sabtu (22/11).
"Secara tim sudah bagus, tapi kami harus bisa mengurangi kesalahan individual para pemain di pertandingan nanti," ungkap Riedl, usai memimpin latihan timnas di Lapangan II Kompleks Stadion My Dinh, Hanoi, Vietnam, Kamis (20/11/2014) petang.
Dalam latihan yang juga disaksikan puluhan wartawan Vietnam tersebut, para pemain timnas Indonesia tampak berlatih ketajaman umpan dan penyelesaian akhir. Tim dibagi dua kelompok, untuk mencoba ketajaman serangan dari sayap maupun lapangan tengah.
Di lini depan, tampak Sergio van Dijk dipasangkan dengan Boaz Solossa. Sementara di kelompok lain ada Cristian Gonzales yang berpasangan dengan Syamsul Arif.
Riedl mengatakan lagi, persaingan di ajang Piala AFF ini sangat ketat. Oleh sebab itu, jika kesalahan individual masih sering terjadi oleh para pemain, maka sulit untuk bisa menjadi juara.
"Waktu Piala AFF 2010, secara teknik tim juga sudah bagus. Tapi masih terjadi kesalahan-kesalahan individual," ujarnya.
Sementara itu secara fisik, menurut Riedl, tidak ada hambatan bagi tim Indonesia untuk bersaing dengan Vietnam, Laos atau Filipina di grupnya.
"Beda dengan Suriah, lawan waktu di pertandingan uji coba, yang posturnya lebih besar dan staminanya lebih bagus," kata Riedl lagi.
Indonesia akan mengawali pertandingan pertama Grup A putaran final kejuaraan sepakbola antarbangsa Asia Tenggara ini melawan tuan rumah Vietnam, Sabtu (22/11) besok. [Antara]
Berita Terkait
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka
-
Kekuatan 3 Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Pertajam Lini Depan, Timnas Indonesia Incar 2 Penyerang Keturunan Baru!
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka
-
Tak Lazim, Spanyol Bakal Bawa 4 Kiper ke Piala Dunia 2026?
-
Kekuatan 3 Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Asal-usul Darah Indonesia Tony Kouwen, Kiper Muda yang Trial di Atletico Madrid