Suara.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga menyatakan tidak pernah berniat mempersulit klub Persib Bandung dan Persipura Jayapura yang tengah bertanding di babak 16 besar AFC Cup setelah laga kandang Persipura terancam batal digelar.
"Tidak ada niatan dari kami untuk mempersulit. Buktinya Persib tidak ada masalah (pengurusan rekomendasi pertandingan)," kata Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora Gatot S Dewa Broto.
Mengenai adanya pemain tim asal Malaysia Pahang FA yang tertahan di bandara Soekarno-Hatta, Gatot menjelaskan Badan Olahraga Profesional Indonesia yang berada di bawah Kemenpora sudah memfasilitasi dengan baik.
"Kami sudah memproses. Kalau masalahnya (surat rekomendasi) baru dikirim hari Sabtu (23/5), ya karena surat permohonannya datangnya terlambat di hari Jumat (22/5)," ujar Gatot.
Sebelumnya tim Pahang FA yang akan bertanding melawan Persipura Jayapura pada Selasa (26/5) tertahan di bandara dan memilih kembali pulang ke Malaysia pada Minggu (24/5) pagi.
Pucuk Pimpinan Manajemen Pahang FA Fahrizal Hasan menulis di twitter bahwa pihaknya kecewa dengan PSSI yang tidak menyediakan layanan visa dengan baik.
Namun Sekretaris Jenderal PSSI Azwan Karim sebelumnya mengatakan merasa kesulitan dalam mengurus pertandingan AFC Cup.
Ia menyatakan adanya surat sanksi administratif yang diberikan kepada PSSI menyebabkan permasalahan sepak bola Indonesia sekarang bermunculan.
"Salah satunya mengenai visa ini. Kemarin juga perizinan timnas U-23 ketika melawan Malaysia di Stadion Si Jalak Harupat Bandung yang sebelumnya sudah dikeluarkan izin dengan penonton menjadi tanpa penonton di 'last minute' sebelum pertandingan," kata Azwan. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?
-
Persipura Jayapura Turut Rayakan Arsenal Juara Premier League
-
Stadion Lukas Enembe Ditutup Sementara Pascakerusuhan
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Hari Pramuka ke-65, Gubernur Sulsel dan Mentan RI Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat di Bone
-
Syahrini Kembali ke Dunia Musik, Rilis Lagu 'Kau yang Utama'
-
Topan Dolphin Mengamuk Dua Kali di China, Lebih 1 Juta Warga Dievakuasi
-
Papua Bukan Tanah Kosong! Masyarakat Adat Nabire Tolak Tambang dan Pembanguna Pos Militer
-
Karhutla Hanguskan 18 Hektare Hutan di Sukabumi, Sejumlah Titik Masih Berasap
-
IHSG Anjlok ke Level 6.300 Hari Ini, GMFI Hampir ARA
-
Purbaya Minta Bea Cukai Perketat Pengawasan Laut di Perbatasan Timur RI
-
Danantara Housing Expo 2026 Hadirkan Kolaborasi Himbara, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Masyarakat
-
Sengketa Lahan SDN 026 Memanas, Wali Kota Bandung Tegas Pasang Badan Demi 900 Siswa
-
Perkuat Pembiayaan Hunian, BRI Pimpin Kolaborasi Himbara di Danantara Housing Expo 2026