Suara.com - Eden Hazard menjadi bintang kemenangan Belgia 1-0 atas tuan rumah Siprus di kualifikasi Euro 2016. Meski demikian, pelatih tim Belgia Marc Wilmots tetap mengkritik permainan pemain Chelsea tersebut.
Belgia tinggal selangkah lagi lolos ke Euro 2016 setelah meraih kemenangan tipis 1-0 di Neo GSP, Nicosia, Senin (7/9/2015) dinihari WIB. Gol tunggal Belgia dicetak oleh Hazard setelah menyelesaikan umpan silang dari Dries Mertens.
Namun bukan pujian yang didapat oleh Hazard justru kritikan yang datang dari pelatihnya. "Dia (Eden Hazard) bermain buruk malam ini," kata pelatih Marc Wilmots usai pertandingan, seperti dilansir Scoresway.
"Saya sempat berpikir untuk mengganti dia, tapi dalam 10 menit terakhir dia selalu mampu melakukan itu. Hal itu seperti di Piala Dunia. Jelas saya berharap lebih dari dia, tapi dia akan berkembang dengan berjalannya musim," ujarnya.
Meski demikian, Wilmots memuji Mertens dan pemain pengganti Divock Origi untuk mengubah permainan Belgia. Namun secara keseluruhan penampilannya dia kurang terkesan dengan penampilan skuatnya setelah tiga hari lalu menang 3-1 atas Bosnia-Herzegovina.
"Kontribusi Origi dan Mertens di babak kedua itu penting, karena saya ingin kombinasi cepat Akibatnya, dalam setengah jam terakhir kami sering berbahaya.. Secara kolektif, ini adalah salah satu penampilan terburuk kami saya tidak tahu mengapa," tukasnya.
Belgia saat ini berada di posisi kedua Grup B, namun kemenangan atas Andorra yang berada di posisi buncit klasemen, sudah akan memastikan posisi mereka di Prancis tahun depan.
Berita Terkait
-
Saga Transfer Jay Idzes Makin Menarik, Kini Diklaim Diincar Mantan Klub Eden Hazard
-
Usai 3 Bulan Menganggur, Pesepak Bola Eden Hazard Umumkan Gantung Sepatu
-
Meraba Kegagalan Eden Hazard di Real Madrid dan Berakhirnya Karier Sang Bintang, Salah Langkah atau Salah Sikap?
-
Gantung Sepatu, Eden Hazard : Waktunya Bersenang-senang Bersama Orang Tersayang
-
Diminati 7 Klub Sekaligus, Eden Hazard Lebih Pilih Pensiun Dini?
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat