Suara.com - Pemimpin baru FIFA Gianni Infantino disanjung bakal dapat memimpin badan sepak bola dunia itu menuju dunia baru, karena ia "bukan politisi dan bukan bintang super" dan lebih sebagai administrator berpikiran reformasi.
Pengacara Swiss-Italia yang menguasai beberapa bahasa berusia 45 tahun ini terpilih sebagai presiden baru FIFA pada Jumat (26/2/2016), mengakhiri kepemimpinan kontroversial Sepp Blatter selama 18 tahun.
"Ia bukan politisi. Ia bukan bintang super. Ia hanya sangat suka bersama-sama, sangat terorganisir," kata Greg Dyke, ketua FA Inggris.
Dyke menambahkan, Infantino menjalankan UEFA dengan benar-benar baik dan ia akan hebat sebagai presiden FIFA.
"Saya pikir kami dapat menjadi lebih optimistis mengenai masa depan FIFA sekarang dibanding yang dapat kami lakukan sepekan silam, setelah tahun yang buruk. Ini telah menjadi organisasi yang korup untuk kurun waktu yang lama dan sekarang menurut saya ini merupakan suatu harapan untuk masa yang akan datang," ujarnya.
Infantino telah menjadi sekretaris jenderal UEFA selama tujuh tahun, di mana ia merupakan tangan kanan Michel Platini.
Namun karena Platini terkena skors enam tahun, Infantino pun memasuki persaingan dan secara sensasional mendapatkan posisi yang sangat didambakan Platini.
Menteri olahraga Rusia Vitaly Mutko, yang negaranya secara kontroversial terpilih untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018, juga menilai Infantino sebagai orang yang tepat untuk posisi itu.
"Saya puas. Kami telah mendukungnya sejak awal. Saya harap semua yang direncanakannya dapat direalisasikan. Sepak bola memerlukan sosok pragmatis dan berpengalaman seperti dia," kata Mutko kepada kantor berita TASS.
Francois Carrard, yang mengepalai komite reformasi FIFA independen, mengatakan Infantino mewakili "keluaran terbaik yang ada."
"Ia selalu mempromosikan sebagian besar reformasi agresif. Ia mengetahui sepak bola," kata Carrard.
Terpilihnya Infantino juga menghadirkan pujian dari sejumlah mantan pemain, baik yang bergurau dan serius.
"Memiliki perasaan aneh bahwa Gianni Infantino akan membuka topengnya untuk mengungkap Sepp Blatter," cuit mantan penyerang Inggris Gary Lineker melalui Twitter.
Legenda Portugal Luis Figo, yang pernah mempertimbangkan untuk mengikuti persaingan untuk menjadi presiden FIFA, mengatakan kedatangan Infantino mewakili fajar baru bagi sepak bola.
"Selamat @Gianni_2016 akhirnya perubahan tiba -- inilah saatnya untuk era baru di FIFA," cuit Figo.
"Inilah apa yang diperlukan untuk kembali membantu perkembangan sepak bola. Inilah yang diperlukan FIFA. Kampanye Infantino begitu luar biasa. Namun sekarang pekerjaan nyata dimulai," komentar direktur sepak bola Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) Bert van Oostveen.
"Ini mengagumkan. Ini begitu emosional ketika dalam empat bulan Anda mampu mengatur sebagian besar dunia berada di belakang Anda Saya berharap banyak pada Gianni. Kita semestinya menyambutnya sebagai presiden baru FIFA," ucap presiden KNVB Michael van Praag.
"Saya yakin FIFA di bawah kepemimpinan Tuan Infantino akan terus memberi India kepentingan dan kerja sama untuk perkembangan dan promosi sepak bola," kata wakil presiden Federasi Sepak Bola India Subrata Dutta kepada AFP.
"Saya gembira sebab ini merupakan solusi terbaik untuk FIFA. Saya menyukai kampanye itu yang diselenggarakan dengan sangat baik, sangat demokratis dengan saling menghargai," tutur anggota komite eksekutif asal Belgia Michel D'Hooghe kepada polisi.
Berita Terkait
-
Boaz Solossa dan Bambang Pamungkas Lewat, Legenda Timnas Indonesia Lebih Akui Kehebatan Ole Romeny
-
Update Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia jadi Lawan Kedua
-
Bangladesh Belum Tentu Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026? Yunus Nusi: Masih Dinamis
-
Bangladesh Pede Main di FIFA ASEAN Cup, Sang Pelatih Pernah Bikin Timnas Indonesia Malu
-
Begini Kata PSSI Soal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar