Suara.com -
Manajer Arsenal Arsene Wenger mengaku skuatnya telah bermain dengan baik saat menghadapi Bayern Munich. Namun Wenger menegaskan skuatnya kurang beruntung karena keputusan wasit sehingga The Gunners kembali dibantai Bayern Munich.
Pada laga di Emirates Stadium dini hari tadi, The Gunners cukup meyakinkan di awal dalam usaha mereka mengejar ketertinggalkan 1-5 dari Bayern. Theo Walcott membuka kemenangan Arsenal di menit ke-20.
Walcott juga berpeluang mendapatkan penalti setelah dilanggar oleh Xabi Alonso. Namun kondisi berbalik setelah wasit memberikan kartu merah kepada bek Arsenal Laurent Koscielny karena pelanggaran di kotak penalti kepada Robert Lewandowski.
Lewandowski pun menyamakan kedudukan sebelum Arjen Robben, Douglas Costa dan dua gol Arturo Vidal memastikan Bayern kembali menang 5-1. Usai laga, Wenger yang mengatakan keputusan wasit telah merusak permainan skuatnya.
"Saya rasa ada aspek yang berbeda dalam laga ini," kata Wenger kepada BT Sport. "Tentu saja, kami tersingkir tapi saya pikir kami menghasilkan permainan yang kami inginkan dan kami sangat tidak beruntung dengan beberapa keputusan wasit."
"Itu adalah 1-0 dan ada penalti yang jelas pada Walcott. Itu offside [soal penalti Bayern] sehingga tidak ada pelanggaran terhadap Lewandowski. Keputusan itu membunuh permainan tapi tim saya menghasilkan usaha yang besar.
"Anda bermain 10 orang Anda harus mencetak empat gol, menjadi suatu mustahil di kepala para pemain," keluh Wenger yang menjadi sasaran protes dari fansnya di pertandingan tersebut.
Kebingungan Koscielny yang harus dikartu merah juga telah membuat Wwnger sangat gusar. "Itu tidak serius," ujarnya. "Ketika Anda melihat pentingnya pertandingan dan Anda melihat sikap seperti itu saya benar-benar memberontak."
"Saya merasa kami berada di dalamnya. Anda tidak pernah tahu bagaimana Bayern akan bereaksi setelah kami mencetak gol kedua. Pada akhirnya ini selesai seperti itu dan sulit untuk menerimanya. Rasanya sangat buruk dan tidak mencerminkan kinerja kami," keluh Wenger. (Scoresway)
Baca Juga: Hantam Napoli, Ini 5 Fakta Menarik di Kemenangan Madrid
Berita Terkait
-
3 Raksasa Premier League dan Barcelona Saling Sikut Demi Rekrut Gelandang Muda Brasil Ini
-
Tak Ada Tawar Menawar! Tiket Liga Champions Jadi Harga Mati buat Juventus
-
Kata Legenda Manchester City, Penampilan Arsenal Mengkhawatirkan Usai Hajar Chelsea
-
Harry Kane Pecahkan Rekor 94 Tahun usai Kemenangan Bayern Munich atas Dortmund, Apa Itu?
-
Jay Idzes Cs Sukses Bikin Sejarah Usai Kalahkan Wakil Italia di Liga Champions
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
Terkini
-
Peter Schmeichel: Tanpa David Raya, Arsenal Tak Akan Ada di Puncak Premier League
-
Simalakama Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Bakal Jatuhkan Sanksi Berat
-
Media Belanda Bongkar Kebohongan Patrick Kluivert, Momen Paling Memalukan di Live TV
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
-
Kronologis Sikap Menjijikan Suporter Leeds United Saat Pemain City Jalani Buka Puasa
-
3 Raksasa Premier League dan Barcelona Saling Sikut Demi Rekrut Gelandang Muda Brasil Ini
-
Sihir Carrick di MU Masih Berlanjut, Kini Samai Rekor Calon Pelatih Timnas Indonesia
-
Bhayangkara FC Catatkan Empat Kemenangan Beruntun, Paul Munster Angkat Topi
-
Messi Menggila di MLS! Cetak Brace, Ejek Pelatih Lawan dengan Gestur seperti Ini
-
Maarten Paes Tak Gentar, Siap Rebut Status Kiper Utama Ajax