Suara.com - Manajer Crystal Palace Sam Allardyce mengkhawatirkan cidera lutut yang dialami pemainnya Mamadou Sakho ketika melawan Tottenham Hotspur dalam lanjutan Liga Inggris, Rabu (26/4) malam waktu setempat.
Dalam pertandingan yang dimenangkan Tottenham dengan skor 1-0 itu, Sakho mengalami cidera lutut kanan ketika mencoba menghadang laju penyerang Tottenham, Harry Kane. Pemain pinjaman dari Liverpool tersebut diyakini tidak bisa tampil hingga musim selesai.
"Cidera itu bisa membuatnya absen lama. Memang kami belum tahu sampai kapan hingga ada diagnosa, tetapi jika terkena ligamen maka bisa berarti dia tak bisa tampil di sisa musim, sampai masa peminjamannya berakhir," ujar Sam Allardyce usai laga di Stadion Selhurst Park, London.
Cideranya Sakho menambah masalah lini belakang Crystal Palace setelah bek tengah lainnya, James Tomkins juga mengalami cidera serius saat berhadapan dengan Liverpool hari Minggu (23/4). Di pertandingan tersebut, Palace berhasil menaklukkan Liverpool dengan skor 2-1.
"Masalah terbesar kami saat ini adalah bek tengah," kata Allardyce.
Crystal Palace sendiri sedang berusaha mengamankan posisinya di Liga Inggris. Di klasemen sementara, Christian Benteke dan kawan-kawan berada di posisi ke-12 dengan 38 poin, berbeda tujuh poin dari tim teratas zona degradasi, Swansea City.
Di pertandingan kontra Tottenham Hotspur, Stadion Selhurst Park, Rabu malam, Allardyce menyesalkan keputusan wasit yang tidak memberikan kartu merah untuk gelandang Tottenham Victor Wanyama.
Dia menganggap Wanyama pantas mendapat kartu kuning kedua sebagai ganjaran atas terjangannya pada Andros Townsend di babak pertama.
"Wasit sudah membuat kesalahan. Pelatih Tottenham Mauricio Pochettino cukup pintar dengan mengganti Wanyama usai jeda pertandingan," tutur Allardyce.
Menurut pelatih asal Inggris berusia 62 tahun itu, sebenarnya timnya sudah tampil cukup bagus melawan Tottenham, tetapi kelelahan di babak kedua membuat mereka tak bisa sekadar untuk mengimbangi lawannya.
"Kami memberikan Tottenham pertandingan yang sulit di babak pertama. Namun kelelahan membuat kami kalah. Waktu pemulihan kami lebih pendek daripada Tottenham," kata Allardyce.
Sebagai catatan, pertandingan terakhir Tottenham sebelum bertemu Crystal Palace adalah melawan Chelsea pada Sabtu (22/4) di semifinal Piala FA, di mana mereka takluk 4-2. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!