Suara.com - Striker naturalisasi Indonesia, Cristian Gonzales bersama istrinya Eva Nurida Siregar mendatangi Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, di Jalan Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (27/4/2018).
Kedatangan Gonzales dan istri untuk melaporkan pencemaran nama baik dan fitnah yang diduga dilakukan manajer klub Liga 1 Madura United (MU), Haruna Soemitro.
"Kami datang ke Bareskrim berdasarkan dengan alat-alat bukti pemberitaan yang tidak benar, pemberitaan yang cenderung kami duga bertendensi adalah sebuah fitnah," kata Sunan Kalijaga, kuasa hukum Gonzales yang turut mendampingi di Bareskrim, Jumat siang.
Sementara itu, Khairul Imam, kuasa hukum Gonzales yang lain, menjelaskan awal kepindahan striker yang dijuluki "El Loco" itu ke MU berjalan baik.
Bahkan, Cristian Gonzales selalu mengikuti latihan yang dilakukan tim berjuluk Laskar Sapeh Kerrab.
Namun, saat kompetisi sepakbola kasta tertinggi nasional, Liga 1, mulai bergulir MU tak memasukan nama Gonzales dalam daftar pemain.
"Madura United berlaga, dia (Gonzales) namanya ini tidak dimasukkan ke dalam skuat. Pastinya semua pemain akan kecewa seperti itu," ujar Imam.
Baca Juga: Candra Wijaya: Sektor Putri Perlu Banyak Perbaikan
Imam menambahkan ketika awal penandatanganan kontrak bersama MU, Cristian Gonzales hanya diminta untuk mendatangani kontrak.
Namun, penyerang berusia 41 tahun itu tak mengetahui isi kontrak yang ditandatanganinya tersebut.
Cristian Gonzales pun merasa difitnah lantaran pihak MU menudingnya telah melanggar perjanjian kontrak tersebut.
"Fitnahnya lagi dibilang bahwa dia tidak memiliki etika atau melanggar kontrak. Kontrak yang mana saya tanya dulu kontrak yang mana? Karena klien kami ini tidak pernah megang kontrak," tutur Imam.
"Dan waktu dia pergi ke PSS Sleman, dia sebagai tamu undangan, tamu kehormatan, bukan untuk berlaga membela PSS Sleman. Jadi kalau dibilang melanggar kontrak yang mana dulu? Jadi kita harus tahu melanggarnya yang mana baru kita mengerti," Imam menambahkan.
Tag
Berita Terkait
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita
-
Nenek Lahir di Jakarta, Eks Anak Asuh Giovanni van Bronckhorst Siap Bela Timnas Indonesia
-
Persebaya Dipecundangi Madura United, Bernardo Tavares Semprot Wasit dan VAR
-
Gudang Pangan Ilegal di Pontianak Diobrak-abrik Bareskrim, 23 Ton Bawang Disita
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Hasil Super League: 10 Pemain Dewa United Tahan Persib Bandung di BIS!
-
Dari Bertahan hingga Serangan, Ini Evaluasi Timnas Indonesia U-17 Usai Gagal di Piala AFF
-
Kalahkan Arsenal, Pep Guardiola: Siapa di Puncak Liga? Bukan Kami
-
3 Pemain Timnas Indonesia Selangkah Lagi Menuju Promosi ke Liga Papan Atas Bareng Klubnya
-
Sudah Lancar Bahasa Indonesia, Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman
-
Bayern Munich Sabet Gelar ke-35, Fans Kirim Pesan Tegas: Kami Mau Treble!
-
PSSI Tutup Rapat Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni, Ternyata Ini Alasannya
-
Tak Hanya Sekali, Fadly Alberto Layangkan Tendangan Kungfu Dua Kali ke Pemain Dewa United
-
Borneo FC Mengintai, Bojan Hodak Santai: Persib Nomor Satu, Mereka yang Tertekan!
-
PSSI Pastikan Fadly Alberto Diganjar Hukuman Berat Gara-gara Tendangan Kungfu