Suara.com - Manajer klub Manchester United, Jose Mourinho, telah memprediksi Timnas Jerman akan mengalahkan Swedia di Matchday 2 Grup F Piala Dunia 2018, yang berlangsung Minggu (24/6/2018) dini hari WIB.
Seperti diketahui, Timnas Jerman berhasil melakukan come back dramatis atas Swedia pada laga yang berlangsung di Stadion Fisht, Sochi. Tertinggal lebih dulu di babak pertama melalui sontekan Ole Toivonen, Der Panser mampu bangkit dengan mencetak dua gol di paruh kedua.
Hebatnya, gol kemenangan didapat pada penghujung laga melalui tendangan bebas Toni Kroos di menit ke 90+5.
Ternyata, Mourinho sudah memprediksi kemenangan Jerman. Saat diwawancarai media Rusia, RT, satu hari jelang pertandingan, Mourinho menyebut pasukan Joachim Low bakal menang atas wakil Skandinavia tersebut.
Menurut Mou --sapaan akrab Mourinho--, sang juara bertahan merupakan tim yang sangat kompetitif dan sangat tahu bagaimana seharusnya memenangkan pertandingan.
"Jerman jelas merupakan tim yang sangat kuat dan berpengalaman, mereka tahu lebih baik dari siapa pun bagaimana memenangkan sebuah pertandingan, bagaimana menjadi kompetitif," kata bos Manchester United seperti dilansir dari RT, Minggu (24/6/2018).
"Swedia akan mencoba bermain dengan rapi, mengandalkan pertahanan yang solid, tapi saya rasa diakhir pertandingan, tim yang akan mendapat tiga poin adalah Jerman."
Prediksi pelatih berjuluk The Special One itu terbukti jitu. Jerman yang mengawali kiprah di Rusia dengan kekalahan kontra Meksiko, berhasil menang dramatis atas Swedia dengan skor 1-2.
Kini, pasukan Joachim Low itu akan menghadapi laga hidup mati pada Matchday 3 Grup F kontra Korea Selatan.
Pertandingan itu akan berlangsung di Kazan Arena, Kazan, Rabu (27/6/2018). Raihan kemenangan akan memastikan Toni Kroos dan kolega mengamankan satu tiket ke babak 16 besar.
Berita Terkait
-
Timnas Jerman Krisis Kiper, Manuel Neuer Comeback di Piala Dunia 2026?
-
Tak Ada Kendala, Dua Gol Jebolan Premier League Antar Bayern Munich ke Semifinal Piala Jerman
-
Viral! Lamar Kekasihnya Sesama Laki-laki di Stadion, Wasit Jerman Jadi Serangan Brutal
-
Gaji 5 Kali Lipat Tak Cukup, Pemain dengan 8 Caps Timnas Jerman Tolak Pinangan Persija
-
Saingi Kevin Diks, Pemain Kelahiran Denpasar Ini Sudah Cetak 2 Gol di Liga Jerman
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka
-
Tak Lazim, Spanyol Bakal Bawa 4 Kiper ke Piala Dunia 2026?