Suara.com - Pelatih anyar Timnas Polandia, Jerzy Brzeczek, memastikan bahwa Robert Lewandowski akan tetap menjabat sebagai kapten tim, meski bomber maut Bayern Munich itu tampil buruk di pentas Piala Dunia 2018 lalu.
Lewandowski sama sekali tak bikin gol di Piala Dunia 2018 dari tiga partai yang ia lakoni, sebagaimana Polandia secara mengecewakan tersingkir di babak fase grup.
Polandia sendiri menjadi tim Eropa pertama yang terdepak dari turnamen akbar di Rusia, usai kalah beruntun di dua laga awal Grup H. Ini tentu sangat mengecewakan, pasalnya ekspektasi besar dibebankan pada Lewandowski dan kolega usai sukses menembus perempat final pada Piala Eropa 2016.
Kembali ke Brzeczek, yang menggantikan posisi Adam Nawalka selepas Piala Dunia 2018, juru taktik berusia 47 tahun itu ingin secara bertahap memasukkan pemain-pemain yang lebih muda ke dalam timnas.
Kontrak Brzeczek bersama Timnas Polandia sendiri berlaku sampai akhir 2019 dan akan otomatis diperpanjang jika Polandia lolos ke putaran final Piala Eropa 2020.
Berbicara pada konferensi pers pertamanya, Brzeczek yang juga mantan kapten Timnas Polandia, mengatakan dirinya menyadari parahnya situasi yang ada setelah Piala Dunia 2018.
"Saya menyadari tanggung jawab yang dibebankan kepada saya. Namun saya penuh antusiasme, keyakinan, dan saya tersedia untuk para pemain jika mereka perlu apapun. Maka dengan demikian saya berharap kami dapat kembali ke bentuk yang telah mereka miliki sebelum Piala Dunia (2018)," celoteh Brzeczek seperti dilansir Reuters.
"Sayangnya, beberapa hal berlangsung keliru pada Piala Dunia di Rusia. Namun, kami akan belajar dan move on. Saya pribadi ingin melakukan peremajaan bagi tim, untuk menyongsong Piala Eropa dua tahun mendatang," ungkapnya.
"Meski demikian, Lewandowski yang akan berusia 30 tahun pada pertengahan Agustus nanti akan tetap menjadi kapten tim. Orientasinya akan berpusat pada pemain-pemain yang lebih muda, namun Anda tak bisa mengesampingkan Lewandowski karena ia adalah pemain luar biasa, terlepas dari penampilannya di Piala Dunia lalu," beber eks pelatih Lechia Gdansk itu.
Baca Juga: Harry Kane Tak Sabar Unjuk Gigi di Laga Pembuka Liga Inggris
"Saya tidak berniat membawa revolusi apapun, namun evolusi, memasukkan pemain-pemain baru. Tapi, kami harus melakukannya dengan cara yang tenang untuk mempertahankan keseimbangan tim," tandasnya.
Berita Terkait
-
Tolak Pindah ke Arab Saudi, Kontrak Mau Habis, Bagaimana Nasib Robert Lewandowski?
-
Barcelona Juara Piala Super Spanyol, Lewandowski Sindir Telak Real Madrid
-
Masa Depan Robert Lewandowski di Barcelona Masih Abu-abu, Masih Belum Tahu Main di Mana
-
Kontrak di Barcelona Tak Diperpanjang, Lewandowski Bakal Susul Messi ke Inter Miami
-
Bedah Taktik John Herdman, Calon Pelatih Timnas Indonesia: Bangun Serangan dari Belakang
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat