Suara.com - Arema FC menuai hasil positif usai menundukkan tamunya Barito Putera 3-1 dalam lanjutan Liga 1 2018 pekan ke-32 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (24/11/2018).
Sejak awal babak pertama, Arema langsung menekan untuk mengincar gol cepat. Sementara tim tamu berkali-kali menggagalkan usaha yang dilakukan anak-anak Singo Edan.
Pada menit ke-10, Arthur Cunha terlibat benturan keras dengan Jayus Hariono karena sama-sama ingin mengamankan bola, akibatnya keduanya harus mendapat perawatan. Namun, tak memengaruhi permainan kedua tim.
Menit ke-17, Arema FC mendapat peluang emas hasil umpan Makan Konate. Sayang Sunarto belum dapat memanfaatkan peluang itu.
Memasuki pertengahan babak pertama, Arema masih sangat kesulitan menerobos pertahanan Barito, karena kokohnya pertahanan tim asuhan Jacksen F Tiago itu.
Usaha tak kenal lelah itu pun membuahkan hasil pada menit ke-29. Sunarto memecahkan kebuntuan timnya lewat sundulan kepalanya yang gagal diselamatkan kiper Barito Putera, M Riyandi.
Unggul satu gol, Arema makin bersemangat melakukan serangan. Gol kedua untuk Arema pun lahir di menit 41. Umpan Dendi Santoso diselesaikan dengan sempurna oleh Makan Konate dan skor berubah 2-0 hingga babak pertama berakhir.
Memasuki 45 menit babak kedua, Barito Putera melipatgandakan serangannya dan memberikan perlawanan untuk memperkecil ketertinggalan.
Laskar Antasari itu pun akhirnya mampu memperkecil skor menjadi 2-1 pada menit ke-61 melalui tendangan Samsul Arif.
Baca Juga: Menang Tipis Atas Sriwijaya, Persija Rebut Puncak Klasemen Liga 1
Mendekati akhir babak kedua, Arena mendapatkan hadiah penalti di menit ke-89. Wasit Dodi Setia Purnama menunjuk titik putih usai Ady Setiawan melakukan handsball di kotak terlarang.
Ahmad Nur Hardianto yang dipercaya sebagai eksekutor tak menyia-nyiakan kesempatan emas ini dan tanpa kesulitan menjebol gawang M Riyandi.
Skor berubah 3-1 dan bertahan hingga wasit menitup peluit panjangnya tanda babak kedua berakhir.
Raihan tiga poin tersebut membawa Arema naik ke posisi kedelapan dengan 44 poin dari 32 laga. Sedangkan Barito Putera ada di peringkat 11 dengan 43 poin.
Berita Terkait
-
Catat Jadwalnya! Persib vs Arema Jadi Laga Pembuka Piala Presiden 2026
-
Piala Presiden 2026 Kembali Digelar: Persib, Persija, dan 3 Tim Luar Negeri Ikut Serta
-
Robi Darwis Bongkar Alasan Tinggalkan Persib demi Arema FC
-
Pemain Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026 Mulai Terungkap!
-
Benteng Terakhir Arema FC! 4 Penjaga Gawang Siap Tempur di Super Legue 2026/2027
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan
-
Euforia Berujung Maut! Remaja Putri Tewas Saat Rayakan Kemenangan Prancis