Suara.com - Persija Jakarta akan menghadapi Kepri 757 Jaya dalam leg pertama babak 32 besar Piala Indonesia 2018 di Stadion Patriot, Bekasi pada 23 Januari 2019. Meski melawan tim yang kastanya jauh berbeda, pelatih anyar Persija, Ivan Kolev enggan menanggap remeh.
Menurut Kolev, laga tersebut, dan juga gelaran Piala Indonesia 2018 sangatlah penting. Pelatih asal Bulgaria itu pun menargetkan timnya bisa menjuarai kompetisi ini, untuk mengawinkan gelar juara Liga 1 2018 yang diraih Persija bersama pelatih Stefano Cugurra.
Laga kontra Kepri sendiri bakal menjadi pertandingan resmi pertama Persija di tahun 2019 ini. Selain untuk menunjukkan kualitas pemain-pemain di skuat Persija saat ini, laga leg pertama lawan Kepri tersebut sekaligus jadi pemanasan sebelum pertandingan melawan Home United di kualifikasi Liga Champions Asia 2019 yang akan dihelat 5 Februari mendatang.
"Setiap pertandingan yang kita mainkan itu penting sekali, termasuk laga Piala Indonesia ini meski lawan beda kasta. Karena ini akan jadi kesempatan buat setiap pemain untuk membuktikan kualitasnya," kata Ivan Kolev di lapangan PS AU Halim Perdanakusuma, Jumat (8/1/2019).
"Kami tentu ingin juara di kompetisi ini, ini kompetisi penting. Kami berstatus juara di Liga 1, kami juga ingin juara di Piala Indonesia ini," lanjut pelatih berusia 61 tahun itu.
Setelah tiga hari memimpin Persija, Kolev sendiri mengaku masih belum hafal karakter para pemain di skuatnya. Namun, mantan pelatih Timnas Indonesia itu menegaskan anak-anak asuhannya terus menunjukkan perkembangan yang positif setiap harinya.
"Yang penting sekarang kita perbaiki kondisi kita, karena sebentar lagi kalian tahu kita start untuk Liga Champions (babak kualifikasi). Itu memang tugas yang sangat serius," ucapnya.
"Saya masih tidak bisa tahu (soal karakteristik para pemain Persija). Di Persija ada 30 pemain, bagaimana dalam tiga hari bisa tahu semua itu, kan tidak mungkin!" selorohnya.
Seperti diketahui, Kolev resmi melatih Persija menggantikan Stefano Cugurra yang hengkang ke Bali United. Kolev diikat kontrak selama satu musim bersama Macan Kemayoran.
Baca Juga: Didepak, Mourinho Indikasikan Ada Player Power di Manchester United
Berita Terkait
-
Pergi Saat Lagi Sayang-sayangnya, Ryo Matsumura Tulis Perpisahan Mengharukan untuk Persija
-
Persija Jakarta Berduka, Salah Satu Gelandang Terbaiknya Meninggal Dunia
-
Persija Jakarta Menjadi Klub Paling Banyak Tampung Pemain Keturunan Indonesia, Siapa Saja?
-
Pelatih Arema FC Ungkap Pemicu Keributan dengan Mauricio Souza di Gelora Bung Karno Jakarta
-
Panas di Akhir Laga Persija vs Arema, Marcos Santos: Mauricio Souza Emosi
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Bomber Haus Gol Keturunan Indonesia: Umur 23 Tahun, 19 Laga 15 Gol, Siapa Dia?
-
Pergi Saat Lagi Sayang-sayangnya, Ryo Matsumura Tulis Perpisahan Mengharukan untuk Persija
-
Sayang PSSI Sementara Stop Naturalisasi, Padahal Bek PSV Ini Bisa Bela Timnas Indonesia
-
5 Fakta Tim The Sugar Boyz Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Nasib Orang Dzalim ke Emil Audero Sungguh Tragis
-
Badai Cedera Hantui Debut John Herdman di FIFA Series 2026
-
Mengupas St Kitts and Nevis, Lawan Perdana Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Alasan PSSI, Naturalisasi Mustahil Dilakukan Jelang FIFA Series 2026 Maret Mendatang
-
FIFA Series 2026: Timnas Indonesia Tanpa Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru
-
Di Tengah Penangguhan Sanksi FIFA, Klub Malaysia Datangkan Pemain Naturalisasi Harimau Malaya